GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Penyanyi rohani ternama, Mikael Panjaitan, menghipnotis ribuan umat Nasrani dan Kristiani di Gedung Dewi Sri, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Rabu (14/1/2026).
Lewat beberapa lagu rohani andalan yang pernah viral di media sosial, Mikael Panjaitan menghidupkan suasana Gedung Dewi Sri dalam momen Natal Bersama Pemkab Grobogan, BUMN, BUMD, Masyarakat Umum, TNI dan Polri.
Sebanyak 2.500 orang ikut menyanyikan lagu-lagu yang dipopulerkan Mikael Panjaitan, seperti, Tuhan Selalu Menolongku, Waktu Tuhan, dan Kupercaya JanjiMu Ajaib.
BACA JUGA : Konsep Kearifan Lokal untuk Hidup Sehat Generasi Muda, Diperkenalkan di Karenina Agung Resort Semarang
Pada penampilan terakhir, Mikael Panjaitan mengajak seluruh Gedung Dewi Sri bergoyang bersama sambil menyanyikan lagu O Betapa Indahnya yang diiringi Candra n Friends (CNF) yang menjadi pengisi musik di acara tersebut.

Mikael Panjaitan mengajak serta Bupati Grobogan Setyo Hadi dan jajaran Forkopimda se Kabupaten Grobogan untuk maju dan berjoget bersama.
Mikael Panjaitan merupakan bintang tamu yang dihadirkan dalam perayaan Natal Bersama yang digelar BAMAG dan diikuti jajaran Pemkab Grobogan, BUMN, BUMD, TNI, Polri dan Masyarakat Umum Grobogan.
BACA JUGA : Lomba Durian Piala Sendang Mubarok Digelar Tiga Hari
Acara dimulai dengan Ibadah Natal dengan renungan dan pesan yang disampaikan oleh Romo Emmanuel Nuwa. Dilanjutkan dengan acara Perayaan Natal Bersama.
Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan penyalaan lilin dari Bupati Grobogan Setyo Hadi, berlanjut ke jajaran Forkopimda, Ketua Kemenag, FKUB, perwakilan agama Katolik, perwakilan agama Kristen, dan BAMAG.
Ketua Panitia, Daru Wisakti mengungkapkan, Natal Bersama yang digelar di Gedung Dewi Sri ini dihadiri sekitar 2.500 orang. Hal ini menandakan bahwa respon masyarakat Nasrani dan Kristiani di Kabupaten Grobogan bersukacita bersama merayakan Natal Bersama ini.
“Sesuai tema yang ada di tingkat nasional bahwa Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga keluarga tidak hanya berbicara keluarga keluarga kita tetapi juga berbicara bahwa kita bersaudara juga bagian dari keluarga kita maka yang namanya toleransi umat beragama harus dikedepankan di negeri ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi dalam sambutannya mengungkapkan perayaan Natal merupakan momen yang sangat indah, momen untuk berbagi kasih dan momen untuk mempererat persaudaraan, dan kebersamaan.
“Sore hari ini, saya merasa sangat bangga karena perayaan Natal ini tidak hanya dirayakan oleh umat Kristiani saja, tetapi juga didukung penuh oleh Pemerintah Daerah, BAMAG, TNI, Polri, BUMN, BUMD, serta seluruh elemen masyarakat,” kata Setyo Hadi.
Dalam momen Natal Bersama ini, Bupati Grobogan Setyo Hadi juga melihat secara langsung adanya toleransi maupun persatuan dalam keberagaman, hadir di tengah-tengah kita semua.
BACA JUGA : Kapolres Kudus Cek Kondisi Banjir dan Salurkan Bantuan
“Ini membuktikan bahwa Grobogan adalah rumah bersama, rumah yang penuh toleransi, rumah yang nyaman untuk kita semua,” tambah Setyo Hadi.
Di akhir sambutannya, Setyo Hadi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Grobogan akan terus berkomitmen untuk menciptakan suasana yang kondusif, adil, dan harmonis bagi seluruh umat beragama.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa saling menghormati, serta bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah demi terwujudnya Grobogan yang semakin baik,” pungkasnya.
TYA WIDYA













