SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Falah, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menggelar acara pentasyarufan dana zakat yang terkumpul. Acara ini, disaksikan langsung oleh para muzaqi. Bersamaan itu, juga menggelar kajian tentang keluarga penuh makna.
Humas Masjid Al Falah, Begug SW, mengabarkan, Masjid Al-Falah berlokasi di Kampung Madyorejo RT 01/RW 07, Kelurahan Jetis, Kecamatan dan Kabupaten Sukoharjo. Melalui UPZ, Masjid Al Falah, aktif menerima zakat mall, zakat fitrah, infaq maupun sedekah. Untuk selanjutnya disalurkan ke pihak yang berhak menerima.
Ketua Takmir Masjid Ir H Rudy Setyohadi, menyampaikan, UPZ Masjid Al-Falah untuk pentasyarufan zakat maal, kali ini memasuki yang keduakalinya. Acara pentasyarufan, juga disaksikan oleh para muzaqi. Harapannya, akan menambah kepercayaan kepada pengurus UPZ Masjid Al-Falah, bahwa zakat yang mereka titipkan, benar-benar diberikan kepada jamaah yang membutuhkan, dan pemberiannya tepat pada sasaran.
Penyaluran zakat, dipimpin oleh Ketua UPZ Masjid Al Falah, H Triminarno SH didampingi Koordinator Penyalur H Joko Sarjana SH beserta pengurus. Untuk paket sembako, diberikan kepada 10 orang, kemudian bingkisan diserahkan kepada dan 2 orang, berupa alat sholat. Bersama itu, diberikan uang sebesar Rp 500 ribu,- setiap bulan, kepada salah satu Guru TPQ Masjid Al- Falah.
Kegiatan ini, bertujuan memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat, dan pengelolaan zakat berbasis komunitas. Juga untuk menjalin silaturahmi kepada para jamaah dan warga kurang mampu. Melalui kegiatan ini, pentasyarufan disalurkan pada setiap bulan kepada para asnaf lainnya. Zakat mall yang disalurkan, diharapkan dapat mensucikan harta muzakki dari hak orang lain, serta membersihkan jiwa dari sifat kikir dan tamak.
Sementara itu, Minggu malam (30/5/26), Masjid Al Falah Sukoharjo, mengadakan kajian “Keluarga Penuh Makna: Teladan Parenting dari Keluarga Nabi Ibrahim.” Kegiatan ini, dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman ke-Islam-an dan memperkuat nilai-nilai akhlak.
Acara tersebut dibuka oleh Muh Anis dari Bidang Dakwah dan Pendidikan. Tampil sebagai pembicara, Psikolog Muhammad Machbub Aozai, SPd, MPsi. Disebutkan, tema kajian ini sangat relevan untuk diterapkan dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh dan berakhlak mulia, di tengah tantangan zaman yang makin modern.(Bambang Pur)












