SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pusat Pengembangan Kreativitas Mahasiswa (PPKM) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Lantai 6, Gedung Prof Ir Joetata Hadihardaja, kampus setempat, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti 180 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan USM.
Sosialisasi menghadirkan Dr Harmini ST MEng, sebagai narasumber utama. Adapun tujuan kegiatan ini, untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait mekanisme, karakteristik, serta strategi penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), agar mampu bersaing di tingkat Nasional.
Acara secara resmi dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan USM, Prof Dr Ir Haslina MSi. Dalam sambutannya, dia menekankan pentingnya mahasiswa untuk terus menjaga kreativitas, serta memiliki kemauan kuat dalam menghasilkan karya-karya inovatif.
BACA JUGA: Upaya USM Tingkatkan Pelayanan yang Lebih Profesional dan Berkelanjutan
”Universitas menaruh harapan besar, agar mahasiswa USM tidak hanya mampu lolos pada tahap pendanaan PKM, tetapi juga dapat melaju hingga ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas),” kata Prof Haslina.
Disampaikan juga, melalui arahan dan pembinaan dari Dr Harmini ST MEng, selaku pembina PKM, para mahasiswa dapat terbimbing secara maksimal. Dia berharap, jumlah proposal PKM yang lolos pendanaan pada tahun 2026, dapat meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Dalam paparannya, Dr Harmini menyatakan, PKM merupakan ajang kompetisi bergengsi, yang diselenggarakan Belmawa, dan memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kegiatan kemahasiswaan lain, seperti Ormawa maupun UKM.
BACA JUGA: Rektor USM Lakukan Kegiatan Sosial di Kampung Nelayan Desa Surodadi

”PKM merupakan program yang tidak pernah berhenti. Mahasiswa dituntut untuk selalu kreatif, inovatif, dan objektif, dalam setiap prosesnya,” jelasnya.
Dia menambahkan, PKM tidak hanya mengandalkan kemampuan hard skill atau soft skill secara terpisah, melainkan mengintegrasikan keduanya dengan kemampuan komunikasi yang baik.
Mengingat ketatnya persaingan, Dr Harmini mengungkapkan, dari sekitar 33 ribu proposal yang masuk secara Nasional, hanya sekitar 1.000 proposal yang berhasil mendapatkan undangan, untuk melaju ke tahap selanjutnya.
Melalui kegiatan sosialisasi itu, dia ingin mahasiswa semakin termotivasi dan siap bersaing secara optimal, sehingga mampu mengharumkan nama universitas di tingkat Nasional.
Riyan













