SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Semarang (USM) menegaskan komitmennya, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat, melalui penguatan peran tenaga penunjang. Dan dalam kegiatan pelatihan tenaga penunjang itu, dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (9-10/1/2026).
Wakil Rektor II USM, Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi, dalam meningkatkan kepuasan mahasiswa melalui pelayanan yang lebih profesional dan berkelanjutan.
”Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap mahasiswa, terutama terkait dengan kepuasannya. Dalam upaya itu, kami mencoba memberikan sentuhan kepada tim penunjang, mulai dari satuan pengamanan, tim kebersihan, hingga operasional lainnya,” kata Dr Abdul Karim.
BACA JUGA: Rektor USM Lakukan Kegiatan Sosial di Kampung Nelayan Desa Surodadi
Menurutnya, peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta pemahaman akan pentingnya pelayanan, menjadi fokus utama dalam pembinaan tenaga penunjang sebagai garda terdepan universitas. Dia berharap, kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa kepemilikan dan keterikatan terhadap institusi.
”Artinya, ada rasa kepemilikan, sense of belonging itu bisa muncul, sehingga berdampak pada pelayanan yang lebih excellent kepada masyarakat,” tambahnya.
Di hari kedua, Sabtu (10/1/2026), Kepala Bagian Rumah Tangga USM, Ahmad Isy’abul Izzi SKom MM menyampaikan, pelatihan ini diikuti seluruh tenaga penunjang USM. Mereka terdiri dari tenaga OB atau cleaning service, petugas parkir, driver, teknisi, hingga gardener.
BACA JUGA: Penguatan Karakter Mahasiswa USM Jadi Kunci Hadapi Era Disrupsi

Disampaikan dia, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sekaligus memberikan motivasi, agar tenaga penunjang semakin bersinergi dalam mendukung kualitas layanan kampus.
”Tujuan dari pelatihan ini, untuk upgrade knowledge, serta memberikan motivasi bagi teman-teman tenaga penunjang, agar semakin bersinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Universitas Semarang,” jelasnya.
Dia ingin, melalui pelatihan ini tenaga penunjang mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
BACA JUGA: Rektor USM Tandatangani Kontrak Kinerja PT Berdampak 2026
”Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, teman-teman tenaga penunjang dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat, sehingga ke depan kualitas pelayanan di USM bisa semakin meningkat,” imbuhnya.
Salah satu pemateri pelatihan, Retno Ristiasih Utami SPsi MSi Psikolog menambahkan, pada pelaksanaan pelatihan, diberikan materi mengenai service excellent atau pelayanan prima. Materi itu menekankan peran tenaga penunjang, sebagai wajah depan USM, dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
”Selain materi pelayanan prima, akan ada kegiatan building game, guna meningkatkan kerja sama tim. Harapannya, tenaga penunjang dapat memiliki kinerja yang lebih baik, kerja tim yang solid, serta profesional dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Riyan













