KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Jika berpatokan pada pelantikan Bupati Hj Lilis Nuryani-Wakil Bupati H Zaeni Miftah oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta 20 Februari 2025, maka Sabtu (20/12) ini kepala daerah Kebumen itu tepat sepuluh bulan menjabat.
Meski belum satu tahun Lilis-Zaeni mengabdi, ibarat tancap gas. Keduanya bekerja keras mewujudkan visi dan misinya. Bahkan hingga saat ini mampu mengukir sederet penghargaan dan prestasi tingkat Jawa Tengah, Nasional hingga Internasional.
Lilis Nuryani, perempuan pengusaha asal Gombong yang diusung Partai Nasdem berpasangan dengan Zaeni Miftah yang juga politisi PKB Kebumen ini ibarat mesin Diesel. Setelah sebentar dipanasi, terus bergerak.
Bahkan makin kencang mewujudkana visinyai “Kebumen Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”. Ada lima misi Lilis-Zaeni yang tergolong sederhana namun strategis dan visinor.
Pertama, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan birokrasi yang responsif serta penerapan e-gov dan open-gov terintegrasi. Kedua, Peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.
Ketiga, Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan potensi sumber daya alam, pariwisata dan kearifan lokal yang berbasiskan agrobisnis dan ekonomi kerakyatan.
Keempat, Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Kelima Mewujudkan masyarakat yang rukun, berbudaya dan bermartabat.

Semula banyak pihak menduga pemerintahan Lilis-Zaeni dengan gaya santai. Berbeda dari pendahulunya, pasangan Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih. Namun perkiraan itu meleset. Bu Lilis yang menyebut dirinya “Biyunge Kebumen” ini benar-benar tampil all out.
Datang ke berbagai acara kedinasan hingga pelosok desa dalam sehari 3-4 acara. Koordinasi ke dalam birokrasi Pemkab Kebumen pun terus dimantapkan. Tak heran berbagai penghargaan mampu diraih berkat gerak cepat dan sering turun ke bawah bersama Wakil Bupati Zaini Miftah maupun bergantian.
Penghargaan terbaru datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersamaan Peringatan Hari Antikorusi Sedunia (Hakordia) 6-9 Desember, di Yogyakarta.
Secara mengejutkan Pemkab Kebumen meraih Peringkat Pertama Penghargaan Pemerintah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi melalui Tata Kelola Pemerintahan Daerah Tahun 2025 untuk kategori pemerintah kabupaten.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani pada acara puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Yogyakarta.
Penghargaan ini menempatkan Kabupaten Kebumen sebagai salah satu daerah rujukan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Jawa Tengah.
Penghargaan sebagai Penguat Komitmen

Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani menyatakan, penghargaan tersebut menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk terus memperkuat pencegahan korupsi dari hulu ke hilir.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi penguat komitmen kami untuk memastikan setiap kebijakan, program, dan layanan publik berjalan secara transparan, akuntabel, dan dapat diawasi masyarakat. Pencegahan korupsi harus dimulai dari sistem yang terbuka dan aparatur yang berintegritas,”ujar Lilis Nuryani.
Menurut Bupati, Pemkab Kebumen terus mendorong penguatan tata kelola melalui perencanaan berbasis kinerja, optimalisasi pengawasan internal, serta keterbukaan informasi publik agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pengawasan.
Lilis Nuryani menekankan, Pemkab Kebumen akan terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) dan indikator MCP KPK. Termasuk penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) hingga tingkat desa.
“Kami ingin memastikan pencegahan korupsi tidak hanya berhenti di dokumen, tetapi benar-benar terasa dalam pelayanan publik, pengelolaan anggaran, dan kepercayaan masyarakat,”tegasnya.
Di bidang ekonomi daerah, pada akhir April lalu Pemkab Kebumen menerima penghargaan dari Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) di Jakarta. Penghargaan ini diterima Wakil Bupati Zaeni Miftah didampingi Dirut PT BPR BKK Kebumen Sutrisno mewaikili Bupati Lilis Nuryani.
Penghargaan bergengsi ini untuk Kategori Bintang 5, menunjukkan kinerja luar biasa perbankan PT BPR BKK Kebumen (Perseroda). BKK Kebumen selama ini selalu di depan dalam memajukanpelaku UMKM, nelayan, pedagang pasar hingga pekerja migran memberikan modal murah serta mendukungperekonomian daerah.
Pada Mei 2025 Bupati Lilis Nuryani meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di bidang pelayanan publik. Yaitu Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Nilai IPP 4,59 (Predikat A), masuk Top 10 Jawa Tengah.
Sementara itu penghargaan juga diperoleh Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa (PDAM Kebumen) peringkat tertinggi nasional untuk kelas 20.001–50.000 SL oada April lalu. Penghargaan ini datang dari PD Perpamsi Jateng.
Geopark Kebumen Masuk Unesco Global Geopark
Yang cukup membanggakan tentu capaian Kebumen yang memiliki kekayaan geologi sebagai taman bumi (geopark).Setelah sekian lama dirintis dan diperjuangkan sejak era kepala daerah sebelumnya, 17 April lalu penetapan menjadi bagian dari 299 Global Geopark dunia dan 12 Global Geopark di Indonesia.
Penghargaan atau tepatnya sertifikat dari Unesco diterima langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Paris, Perancis. Unesco sebagai badan PBB di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Sejak itu Geopark Kebumen resmi menyadang predikat Unesco Global Geopark.
Pada Agustus lalu Bupati Lilis Nuryani meraih Penghargaan dari Komisi Nasional Disabilitas (KND). Penghargaan diberikan kepada daerah-daerah yang secara nyata berupaya melakukan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak disabilitas.
Sementara itu pada akhir Agustus lalu Wakil Bupati Zaeni Miftah menerima penghargaan atas kepemimpinan strategisnya dalam transformasi dan pengembangan kapabilitas SDM di lingkungan pemerintahan daerah. Panghargaan datang dari Majalah Indonesia -Bussiness Asia.
BKKBN pada 26 November lalu juga turut memberikan penghargaan kepada Bupati Lilis Nuryani di bidang data keluarga. Yaitu bukti keseriusan Kabupaten Kebumen dalam menghadirkan data keluarga yang valid dan berkualitas sebagai dasar penting penyusunan kebijakan pembangunan.
Pada 16 Oktober lalu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar juga memberikan penghargaan kepada Bupati Lilis Nuryani. Yaitu pada ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah, dunia usaha, dan komunitas masyarakat yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan
Yang terkini dan cukup bergengsi yakni penghargaan Keterbukaan Informasi predikat Kabupaten Informatif dengan Nilai 93.64. Penghargaan ini datang dari Komisi Informasi Publik Provinsi Jateng diterma oleh Sekda Kebumen Edi Rianto didampingi Kepala Dinas Kominfo Wahyu Siswanti, mewakili Bupati.
Komper Wardopo













