blank
Hera Irnandha (kanan), menang atas Jessica Tety Debora dengan skor tipis 6-5. Foto: dok/ist

KUDUS (SUARABARU.ID)– Medali emas pertama dari cabang olahraga Karate dalam ajang PON Beladiri 2025, sukses dipersembahkan, Hera Irnandha, di kategori Kumite kelas +68 kg Putri.

Pada laga yang digelar di GOR Kaliputu Djarum Arena, Kabupaten Kudus, Kamis (23/10/2025), Hera menundukkan wakil Riau, Jessica Tety Debora, dengan skor kemenangan tipis 6-5. Sayang, sukses itu tak diikuti karateka Muhammad Dzaka Hibatullah.

Bertarung memperebutkan posisi ketiga kelas -75 Kg Kumite Putra, Dzaka menang atas wakil Sulawesi Tengah, Rahmat R Gani, 2-0. Atas kemenangannya itu, Dzaka berhak atas medali perunggu.

BACA JUGA: Meski Terkendala Non Tekhnis, Tim Jujitsu Jateng Tetap Siap Tempur

Sebenarnya Jateng turun dalam tiga nomor pada hari pertama ini cabor ini dimainkan. Satu nomor lain yang diikuti di kategori Kata Perorangan Putri, wakil Jateng Laila Nurul, gagal meraih medali.

Usai pertandingan, pelatih karate Jateng, Muhammad Anas mengatakan, emas yang diraih Hera dan perunggu dari Dzaka, sudah sesuai target. Terutama untuk nomor yang diikuti Hera, memang sudah ditarget untuk meraih emas.

”Alhamdulillah, Jateng untuk hari pertama ini dapat 1 emas, 1 perunggu. Memang kebetulan Hera ini eks Pelatnas. Ini memang sesuai yang diharapkan. Semoga ke depan lebih baik lagi,” kata dia.

BACA JUGA: Hadiri PON Bela Diri Kudus, Hadi Tjahjanto: “Saya Pernah Berkantor di Sini Saat Pandemi Covid”

Anas juga mengapresiasi aksi Dzaka, yang tampil di tanah kelahirannya sendiri, dan mampu menyumbang medali perunggu. ”Hera termasuk yang ditarget emas. Kalau Dzaka memang dari awal underdog. Tadi kalah dari atlet Pelatnas,” imbuhnya.

Sementara itu, Hera yang ditemui usai laga final menyatakan bersyukur, kerja kerasnya berbuah hasil. Medali ini juga menjadi pembuktiannya, setelah sempat mendapat panggilan Pelatnas SEA Games, namun harus dipulangkan.

”Alhamdulillah, penampilannya sesuai dengan target yang saya inginkan. Ini pasti juga rezeki dari Tuhan, dan usaha saya selama ini,” kata peraih perunggu pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara itu.

Riyan