๐๐๐ข๐ฅ๐ (SUARABARU.ID) โ Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana menyampaikan apresiasi atas semangat Pemerintah Kabupaten Blora dalam menjaga komitmen keterbukaan informasi publik.
Hal itu disampaikan oleh Komisioner KI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana saat kegiatan visitasi keterbukaan informasi publik tahap III yang digelar di Blora pada Rabu, 22 Oktober 2025, di ruang Command Center, diikuti oleh semua Kepala OPD se-Kabupaten Blora.
โSaya senang bisa hadir di sini. Walaupun jaraknya jauh dan belum ada tol, tapi semangat teman-teman di Blora luar biasa. Apalagi Pak Bupati langsung yang memaparkan materi, tentu hal itu menunjukkan dedikasi dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Blora,โ ujar Setiawan Hendra Kelana.
Setiawan Hendra Kelana menyampaikan bahwa kehadiran langsung kepala daerah menjadi nilai tambah dalam penilaian, karena menunjukkan komitmen pimpinan terhadap transparansi.
โDalam penilaian ini ada aspek presentasi, dedikasi, dan inovasi. Kehadiran Pak Bupati tentu memberikan nilai tersendiri,โ kata Setiawan Hendra Kelana.
Lebih lanjut, Setiawan Hendra Kelana menilai bahwa selama ini Pemkab Blora telah berupaya terbuka dalam menyampaikan hasil-hasil pembangunan kepada masyarakat. Pemerintah juga berusaha membuka ruang partisipasi agar publik ikut serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
โDari data yang kami miliki, jumlah permohonan informasi di Blora cukup banyak. Artinya, masyarakat sudah cukup aktif memanfaatkan hak atas informasi,โ jelas Setiawan Hendra Kelana.
Namun demikian, Setiawan Hendra Kelana juga menyoroti bahwa masih ada permohonan informasi yang seharusnya bisa diselesaikan ditingkat desa, namun akhirnya harus sampai ke Komisi Informasi di Semarang.
โIni menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman perangkat desa terhadap keterbukaan informasi publik. Kami berharap kedepan jumlah PPID Desa bisa ditambah,โ ujar Setiawan Hendra Kelana.
Timber Check
Setiawan Hendra Kelana mendorong agar setiap PPID dapat terus meningkatkan kapasitasnya dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, keterbukaan informasi publik bukan hanya tugas satu instansi, tetapi menjadi budaya bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan.
โPemerintah Kabupaten Blora sudah dua kali meraih predikat informatif pada 2022 dan 2023. Kami berharap tahun ini Blora bisa mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi itu,โ tegas Setiawan Hendra Kelana.
Lebih lanjut, Setiawan Hendra Kelana menyampaikan bahwa Komisi Informasi Jawa Tengah siap memberikan pendampingan kepada Pemkab Blora, baik secara kelembagaan maupun pribadi.
โSetelah tahap tiga ini akan dilanjutkan tahap empat di Semarang. Kami berharap Pak Bupati bisa hadir langsung kembali, karena kehadiran kepala daerah akan memberikan nilai positif,โ tandas Setiawan Hendra Kelana.
Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman mengucapkan terima kasih kepada KI Provinsi Jawa Tengah, atas perhatian dan dukungannya terhadap keterbukaan informasi publik di Kabupaten Blora.

“Hal ini menjadi sangat penting, karena masyarakat berhak mendapatkan informasi seluas-luasnya. Saat ini era digital dan viral segala sesuatu bisa cepat tersebar. Karena itu, keterbukaan informasi harus menjadi komitmen bersama,” ungkap Bupati Blora.
Bupati Blora menyampaikan bahwa momentum ini untuk menampilkan kinerja OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemerintah Kabupaten Blora secara terbuka.
“Masing-masing OPD perlu menunjukkan timber check-nya, apa saja yang sudah dilakukan selama setahun terakhir. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai dan memberikan masukan secara objektif,” ujar Bupati Blora.
Lebih lanjut, Bupati Blora menjelaskan bahwa keterbukaan ini tidak hanya untuk dipuji, tapi juga untuk dikritik dengan cara yang membangun.
“Persaingan yang sehat antar OPD justru akan membuat kita semakin baik,” tandas Bupati Blora.
Kudnadi Saputro













