blank
Panen raya Padi di Desa Talunombo Sapuran Wonosobo dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Brida Jawa Tengah menggelar panen raya padi di Desa Talunombo Sapuran Wonosobo, Rabu (1/10/2025).

Kepala Desa Talunombo Sapuran Badaruddin mengatakan panen kali ini merupakan bagian dari program alih bioteknologi pertanian dengan menggunakan varietas unggul padi Gamagora 7 serta Galur MD 75 yang ditanam di lahan seluas 1 hektar.

“Lahan sawah seluas 1 hektar yang semula menghasilkan 6 ton gabah, setelah dengan alih bioteknologi ini panen gabah bisa meningkat menjadi 8,6 ton per-hektar. Peningkatan hasil panen tersebut tentu sangat menguntungkan bagi petani setempat,” katanya.

Menurut Badaruddin, panen raya padi ini telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sehingga dapat dilaksanakan tepat pada momen Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 ini.

Desa Mandiri

blank
Program pertanian dengan alih bioteknologi menggunakan varietas unggul bisa meningkatkan hasil panen. Foto : SB/Muharno Zarka

“Melalui program ini, masyarakat Desa Talunombo didorong untuk meningkatkan hasil produktivitas pertanian, sekaligus menuju Desa Talunombo sebagai desa mandiri benih,” ujar dia.

Pasca panen, bibit padi yang telah dihasilkan akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Hal itu diharapkan mampu memperkuat kemandirian desa, meningkatkan ekonomi warga dan menumbuhkan minat generasi muda dalam sektor pertanian.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Terutama Bank Indonesia, Brida Jateng dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta petani setempat.

Dia berharap, program tersebut tidak hanya memberi manfaat jangka pendek. Tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan kemandirian petani.

Muharno Zarka