blank
Dirut Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, M Sjahid, saat memberi keterangan pers. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Isu kenaikan tarif air bersih yang belakangan ramai atau viral dibicarakan masyarakat di media sosial (medsos) ditepis oleh pihak Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo.

Perusahaan daerah tersebut memastikan tidak ada kebijakan kenaikan tarif air baru bagi pelanggan di Kabupaten Wonosobo. Tarif yang ada sesuai dengan tarif yang berlaku sebelumnya dan saat ini.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, Muhammad Sjahid, menegaskan bahwa penyesuaian tarif terakhir dilakukan pada tahun 2022 dan hingga kini belum ada perubahan tarif baru yang diberlakukan.

“Penyesuaian tarif terakhir dilakukan pada tahun 2022 dan seluruh prosesnya telah disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat di seluruh kecamatan di Wonosobo,” katanya.

Dia mengatakan hal itu saat menggelar konferensi pers di Kantor Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, pada Rabu (13/5/2026). Sampai hari ini, katanya, tidak ada kebijakan kenaikan tarif baru.

Meski demikian, pihaknya mengakui adanya keluhan sebagian pelanggan terkait nominal tagihan air pada bulan Mei 2026 yang dinilai meningkat dibanding bulan sebelumnya.

Menurut Sjahid, besaran tagihan yang diterima pelanggan dihitung berdasarkan volume pemakaian air yang tercatat pada water meter masing-masing pelanggan. Perhitungan dilakukan sesuai penggunaan riil di lapangan, bukan berdasarkan perkiraan.

“Tagihan pelanggan dihitung berdasarkan angka riil pemakaian yang tercatat pada water meter. Sistem pencatatan dilakukan sesuai penggunaan aktual pelanggan,” jelasnya.

Dia menyebut, perbedaan persepsi sering muncul karena pelanggan merasa penggunaan air sehari-hari tidak mengalami perubahan signifikan, sementara angka pada meter menunjukkan adanya kenaikan pemakaian.

Aktifitas Meningkat

blank
Dirut Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, M Sjahid, menyebut tarif sesuai penggunaan air pelanggan. Foto : SB/Muharno Zarka

Beberapa faktor yang disebut dapat memengaruhi peningkatan konsumsi air antara lain aktivitas rumah tangga yang meningkat, kebocoran instalasi internal yang tidak terdeteksi, penggunaan air saat Hari Raya, hingga faktor teknis lainnya.

Guna menghindari kesalahpahaman, Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo mengajak masyarakat melakukan pengecekan meter air secara berkala agar penggunaan air dapat diketahui secara detail dan transparan.

“Kami memahami masyarakat tentu berharap tagihan tetap stabil. Namun perhitungan dilakukan berdasarkan fakta pemakaian yang tercatat pada water meter, bukan semata berdasarkan perkiraan atau perasaan penggunaan air yang dirasa sama seperti biasanya,” katanya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Perumda Air Minum Tirta Aji juga membuka ruang pengaduan bagi pelanggan yang merasa terdapat ketidaksesuaian tagihan.

Petugas disebut siap melakukan pemeriksaan meter hingga penelusuran penggunaan air secara langsung di rumah pelanggan.

Masyarakat dapat menyampaikan aduan maupun meminta pengecekan melalui berbagai kanal layanan resmi Tirta Aji, mulai dari media sosial Facebook.

Selain itu bisa melalui Instagram resmi Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, layanan WhatsApp pengaduan di nomor 0811-2577-877, hingga datang langsung ke kantor pelayanan Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo.

Selain itu, Sjahid juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait isu kenaikan tarif air.

“Kami berharap masyarakat tetap mengedepankan komunikasi yang baik. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan air bersih yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Muharno Zarka