WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Selasa (30/9/2025), sekitar pukul 09.30 WIB melepas pemakaman Bupati Wonosobo periode 2016-2021, Eko Purnomo, ke tempat peristirahatan terakhir
Pelepasan jenazah Eko Purnomo dilakukan dari rumah duka di Boto Sapuran menuju Makam Keluarga H Aryadi, yang berjarak kurang lebih 300 meter dari rumah duka atau tepatnya di depan Kantor MWC NU Kecamatan Sapuran.
Sebelum diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, jenazah Eko Purnomo didoakan oleh keluarga dan seluruh pe takziah yang hadir. Doa secara bergantian dipimipin oleh Ketua IPHI KH Muslim Syaifuddin dan Rois Syuriah PCNU Wonosobo, KH Abdul Chalim AYM.
Hadir pula dalam prosesi pelepasan jenazah tersebut, Wakil Bupati Amir Husein, Ketua DPRD Eko Prasetyo HW, Sekda One Andang Wardoyo, Rois Syuriah PCNU, Rektor Unsiq Jateng Z Sukawi, KH Abdul Chalim AYM dan Ketua IPHI Wonosobo, KH Muslim Syaifuddin.
Selain itu, tampak hadir pula Bupati Wonosobo periode 2005-2015 H A Kholiq Arief, Wakil Bupati periode 2016-2021 Agus Subagiyo, sejumlah anggota DPRD setempat, mantan pejabat dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Wonosobo.
Dari rumah duka keranda jenazah Eko Purnomo dibawa menggunakan mobil ambulan dari RSUD KRT Soetjonegoro. Sedang keluarga, kerabat dan handai taulan ikut mengantarkan dengan berjalan kaki.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyebut, semasa hidupnya Eko Purnomo menjadi pribadi yang baik. Baik saat menjabat sebagai wakil rakyat di DPRD setempat maupun kala menjabat Bupati Wonosobo periode 2016-2021.
Sahabat Baik

“Kami menjadi saksi, Mas Eko adalah saudara kita, teman kita dan tokoh muda yang sempat menjadi Bupati Wonosobo. Saya merasakan betul bagaimana bersahabat dengannya saat sama-sama menjadi wakil rakyat,” ucapnya.
Menurut Afif, Mas Eko juga telah ikut menancapkan pilar demokrasi di Wonosobo dengan keikutsertaannya pada Pilkada Tahun 2015 lalu. Saat itu, bersama Agus Subagiyo beliau berdua diberi amanah terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo.
“Beliau sosok pemimpin muda yang cukup hamble. Mas Eko adalah tipe pejabat yang cukup dekat dengan teman-teman politisi. Dekat dengan teman-teman birokrasi dan dekat dengan masyarakat yang dipimpinnya,” ucap dia.
Dikatakan Afif, sudah banyak yang diberikan Mas Eko untuk bangsa dan negara. Selama menjadi anggota DPRD, dia orang baik. Selama menjabat Bupati Wonosobo dia juga masih tetap baik. Tentu semua warga hari ini sangat kehilangan.
“Namun demikian, Allah SWT yang punya kuasa. Mas Eko dipanggil di usia yang masih sangat muda. Kita doakan bersama-sama, semoga beliau sedo khusnul khotimah. Diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Diterima semua amal ibadahnya. Diampuni semua kekhilafan dan kesalahannya,” doa dia.
Afif juga berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan, terutama Ibu Hj Istiqomah dan Mbak Fairuz diberi kekuatan, keikhlasan dan ketabahan. Mas Eko tidak pernah berfikir jelek dengan teman maupun lawan politik.
“Teman-teman dan seluruh kolega yang hadir pada kesempatan ini, menjadi saksi bagaimana Mas Eko selalu memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa, negara dan masyarakat,” ujarnya.
Muharno Zarka













