blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat menerima penghargaan SIPP Award 2025 dari Kementerian Bappenas RI. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Pemkab Wonosobo kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih apresiasi kategori inovatif pada ajang Strategi Inovasi Perencanaan Pembangunan (SIPP) Award 2025.

Penghargaan tersebut diberikan atas berbagai terobosan dan kreativitas daerah dalam merancang program pembangunan untuk memajukan daerah dan mensejahterakan rakyat.

​Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, Tommy Ardian Pratama, kepada Bupati Wonosobo dalam puncak acara yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (25/9).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini. Prestasi tersebut merupakan buah dari kerja semua pihak di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja sama, sinergi dan komitmen seluruh jajaran perangkat daerah dan masyarakat dalam mendorong lahirnya inovasi pembangunan.

“Alhamdulillah, Wonosobo dinilai sebagai daerah yang mampu menghadirkan inovasi dalam perencanaan pembangunan,” katanya, Jum’at (26/9/2025).

Penghargaan tersebut bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga buah partisipasi masyarakat yang terus mendukung lahirnya ide-ide kreatif untuk kemajuan daerah.

“Terimakasih kepada Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Traction Enegry Asia, Apkasi, Koalisi Ekonomi Membumi, yang telah memberikan atensi penghargaan kepada kami” tambahnya.

SIPP Award 2025 sendiri merupakan ajang penghargaan nasional yang menilai kinerja pemerintah daerah dalam menghadirkan strategi inovasi perencanaan pembangunan.

Penilaian meliputi aspek keterlibatan masyarakat, pemanfaatan teknologi, keberlanjutan program, serta dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Inovasi Baru

blank
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat foto bersama usai menerima penghargaan SIPP Award 2025 dari Kementerian Bappenas RI. Foto : SB/Muharno Zarka

“Pencapaian ini memperkuat komitmen kami di Pemkab Wonosobo untuk terus mendorong inovasi. Terobosan tersebut akan memudahkan pelayanan publik dan perencanaan pembangunan yang ada,” lanjut Afif.

Pihaknya berharap status ini menjadi momentum untuk menjadikan Pemkab Wonosobo sebagai inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan pembangunan yang mengedepankan partisipasi masyarakat dan keberlanjutan.

Sementara itu, Tommy Ardian Pratama, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan inisiatif untuk menghubungkan pusat dengan daerah, sekaligus menjadi ajang inspirasi bagi para penggerak transformasi pembangunan hijau di Indonesia.

“Ajang ini kami harapkan dapat mendorong implementasi strategi inovasi perencanaan yang nyata di setiap daerah. Perencanaan yang baik akan melahirkan kebijakan pembangunan yang baik pula,” terang dia.

Tommy menyampaikan ucapan selamat kepada Kabupaten/Kota yang berhasil meraih penghargaan. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi pembangunan berkelanjutan.

Sekretaris Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI, Mas Wedar Haryagung Adji, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung inovasi di pemerintahan.

​“Inovasi yang baik harus mendapatkan dukungan penuh, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Melalui inovasi yang ada akan memudahkan akses masyarakat dan pelaksanaan pembangunan di lapangan,” ujarnya.

Dikatakan, penilaian tidak hanya berhenti di tingkat nasional, tetapi bisa menyentuh hingga ke tingkat kecamatan, agar setiap langkah pembangunan yang positif dapat terukur dan diapresiasi.

Momentum pemberian penghargaan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia untuk melakukan hal yang sama. Di era digital ini meniscayakan pemerintah daerah untuk menciptakan inovasi baru dalam perencanaan pembangunan.

“Ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan agar setiap kabupaten memiliki wawasan lingkungan dan menjaga keseimbangan alam dalam setiap kebijakan pembangunan,” pungkasnya.

Muharno Zarka