GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Karnaval Grobogan 2025 resmi dimulai lebih awal untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Peserta dijadwalkan tampil sejak pukul 10.00 WIB agar suasana lebih nyaman.
Sekretaris Camat Purwodadi, Poerwantoro, menjelaskan jadwal baru ini ditetapkan setelah tahun lalu banyak peserta tampil terlalu malam sehingga mengurangi kenyamanan penonton dan peserta.
Menurutnya, dimajukannya jadwal karnaval akan membuat kelompok dengan nomor urut belakang tetap bisa tampil di siang hari tanpa harus menunggu hingga larut.
BACA JUGA : Carlos Franca Juru Gedor Persijap Jepara yang Sukses Bungkam Dua Raksasa Liga 1
Panitia memastikan Karnaval Grobogan 2025 berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis, 20–21 Agustus 2025. Ratusan peserta dari berbagai kategori sudah siap tampil memeriahkan acara.
Sejak pukul 08.00 WIB, peserta diwajibkan sudah masuk kawasan Alun-Alun Purwodadi. Panitia juga menutup akses jalan lebih awal agar jalannya acara tetap lancar.
Hari pertama karnaval diikuti kategori PAUD, TK, SD, hingga SMP. Sebanyak 58 peserta dari berbagai sekolah akan tampil dengan rute yang dimulai dari Pendapa Purwodadi hingga Perempatan Kencana.
Daftar peserta meliputi SMPN 6 Purwodadi, KB Al Akbar, TK Negeri Pembina, SDN 12 Purwodadi, hingga SMP IT Al Firdaus. Mereka akan menampilkan kreativitas sesuai tema masing-masing.
Hari kedua diperuntukkan bagi kategori umum. Sebanyak 49 kelompok akan melintasi rute yang lebih panjang melewati Bundaran Ganesha hingga Simpang Lima.
Tahun ini panitia menetapkan sejumlah aturan baru. Setiap kontingen dibatasi maksimal 100 orang dan hanya boleh membawa tiga kendaraan roda empat.
Selain itu, peserta yang tampil di depan panggung kehormatan hanya mendapat waktu maksimal dua menit untuk atraksi atau menyerahkan cinderamata.
Panitia juga memperketat penggunaan sound system. Bersama DLH dan Satpol PP, panitia memastikan volume tidak melebihi 70 desibel agar tidak mengganggu lingkungan.
Jika melebihi batas, petugas akan langsung mengingatkan peserta untuk menurunkan volume. Aturan ini juga berlaku lebih ketat saat peserta melewati rumah sakit.
BACA JUGA : Refkeksi 80 tahun Indonesia Merdeka, Wujudkan Wonosobo yang Harmonis, Maju dan Sejahtera
Kebijakan tersebut diterapkan demi menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus memastikan karnaval tetap berlangsung meriah namun tertib.
Panitia berharap aturan baru bisa membuat Karnaval Grobogan 2025 menjadi ajang hiburan rakyat yang lebih tertata, aman, dan memberi kesan positif bagi seluruh peserta maupun penonton.
Dengan kesiapan ratusan peserta dan dukungan penuh masyarakat, Karnaval Grobogan 2025 diprediksi akan menjadi perayaan yang meriah sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Grobogan.
TYA WIDYA













