blank
Hj. Hindun Anisah.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Isu kesetaraan gender masih menjadi problematika dalam kehidupan sehari-hari. Diskriminasi yang muncul karena perbedaan gender seringkali mempengaruhi perempuan dan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan.

Dalam kehidupan sosial perempuan seringkali menjadi sasaran diskriminasi dan kekerasan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, dan pemerkosaan.

Hal inilah yang menjadi fokus salah satu aktivis perempuan asal Jepara, Hj. Hindun Anisah. Melalui Disertasinya yang mengangkat tentang isu gender serta gerakan ulama perempuan Indonesia, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ini sukses meraih gelar doktor dari Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia.

Melalui sidang terbuka promosi doktor yang digelar di Kabupaten Bogor, Senin (18/8/2025), Hj. Hindun meneliti peran gerakan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) yang berupaya mendekonstruksi tafsir keagamaan bias gender dan mendiskreditkan peran ulama perempuan.

“Penelitian ini berusaha mengurai benang merah pemikiran ulama perempuan dalam KUPI, menyoroti karakteristik, model, corak, serta pandangan keagamaan dan gerakan sosialnya yang transformatif,” ujar perempuan yang juga Anggota DPR RI ini.

Seperti diketahui, Konggres Ulama Perempuan Indonesia ini pernah digelar di Jepara yang menghadirkan sejumlah ulama perempuan dari 18 negara. Mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, thailand, Singapore, Nigeria, Turkey, India, Africa Selatan, Canada, USA, UK, Finlandia, Lybia, Iraq, Burudi dan Kenya.

“Gerakan ini strategis karena menyuarakan isu-isu kemanusiaan yang selama ini dianggap domain laki-laki. Ulama perempuan melalui KUPI berupaya menuliskan sejarah mereka sendiri dan menghadirkan pemahaman Islam yang berkeadilan gender,” sebut istri dari KH. Nuruddin Amin (Gus Nung) ini.

Pada sidang terbuka ini sejumlah tokoh nasional hadir di antaranya Dr. Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat) Dr. Abdul Halim Iskandar (Mantan Mendes, Anggota DPR-RI, Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif DPP PKB), Hj. Rustini Muhaimin Iskandar (Dewan Pembina Perempuan Bangsa),  Dr. Jazilul Fawaid (Ketua Fraksi PKB DPR-RI), Dr. Nihayatul Wafiroh (Ketua DPP Perempuan Bangsa PKB), KH Saifullah Ma’sum (Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB), Dr. Maman Imanul Haq (DPR RI),  Gus Rivqy Abdul Halim(DPR RI), Daniel Johan (DPR RI), Siti Mukarromah (DPR RI), Ratna Juwita (DPR RI), Imas Aan Ubudiyah (DPR RI), Indrajaya (DPR RI), Hilman Mufidi (DPR RI). KH. Hilmy Muhammad (Anggota DPD RI), Anas Urbaningrum (Ketua PKN).

Hadir juga dalam sidang tersebut, Bu Nyai Masriyah Amva  Cirebon, Bu Nyai Badriyah Fayumi Pondok Gede, dan Bu Nyai Kuni Zakiyah Pasuruan serta dukungan dari keluarga, KH. Nuruddin Amin beserta kelima putranya turut hadir dalam ujian terbuka tersebut.

ua