JEPARA (SUARABARU.ID) – Desa Mitra Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang (KMJS) yang diikuti 64 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang, Kudus, Yogyakarta dan Jepara telah ditutup. Penutupan ini dilaksanakan pada, Sabtu (09/08/2025) malam di area jalan utama antara balai desa sampai Pasar Sore Desa Somosari.
Penutupan Desa Mitra dihadiri oleh, Kepala Desa Somosari Ahmad Shidiq, Haryanto, S.Ip, M. dari Disdikpora dan Achmad Suyanto, S. H mewakili Camat Batealit.
Rangkaian penutupan Desa Mitra dimulai pukul 06.30 WIB dengan Senam Bersama dan Cek Kesehatan Gratis bersama masyarakat. Antusias masyarakat dalam acara pungkasan Desa Mitra ke VI tahun 2025 ini terlihat dari peserta senam dan cek kesehatan.

Setelah itu pada pukul 15.00 WIB, acara dilanjutkan dengan ceremonial penutupan dan pelepasan Desa Mitra dengan simbolik penyerahan 1.500 bibit ikan lele untuk pemberdayaan ekonomi desa. Dalam acara penutupan ini juga ditampilkan karya seni tari dan puisi dari siswa SD Somosari.

Acara ini dilanjut pada pukul 19.00 WIB dengan festival warga panggung seni dan kebudayaan. Terdapat atraksi silat, penampilan musik band, kentrung, dan panggung bebas.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan Desa Mitra selama 24 hari ini dilaksanakan dengan empat pembagian, yakni bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.
Dengan program besar atau unggulan desa mitra pada tahun ini anatara lain pembukaan Pasar Rakyat (Sumengen), Khitan Masal bersama komisi C DPRD Jepara, donor darah bersama PMI, dan pembentukan bank sampah Desa Somosari, dsb.
Desa Mitra ini merupakan upaya Keluarga Mahasiswa Jepara Semarang yang ingin kembali ke tanah kelahiran dengan menyalurkan potensi yang didapatkan dari bangku perkuliahaan.
“Hari ini, melalui kegiatan penutupan ini, kita tidak hanya merayakan akhir dari sebuah program, tetapi juga menandai awal dari komitmen baru untuk terus menjaga dan mengembangkan hasil-hasil yang telah kita capai. Semoga semangat kebersamaan ini dapat terus hidup di tengah-tengah masyarakat, sehingga Desa Somosari semakin maju, sejahtera, dan mandiri,” ungkap Sandi selaku ketua panitia.
Hadepe – Sabrina / KMJS













