WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Jumat (8/8/25), digelar Bakti Sosial (Baksos) Agustus Bulan Merdeka. Kegiatan dalam ikut serta memeriahkan genap 10 windu atau HUT Ke-80 peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025 ini, dipimpin Bupati Setyo Sukarno.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, dalam melakukan aksi kegiatan Baksos tersebut, dibagikan bantuan untuk merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bantuan paket Sembako kepada warga tidak mampu. Juga diberikan pula bantuan untuk pencegahan stunting pada anak bayi lima tahun (Balita),
Bantuan berasal dari PT BPR BKK Wonogiri (Perseroda) dan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri. Bersamaan itu, juga dilakukan penyerahan BPJS PBI untuk para relawan. BPJS PBI, adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Peenerima Bantuan Iruran. Ini adalah program BPJS Kesehatan, yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah untuk masyarakat miskin dan warga tidak mampu.
Pemberian serangkaian bantuan ini, dibagikan bersamaan dengan gelaran event olahraga bersama di halaman Gedung Olahraga (GOR) Giri Mandala Wonogiri. Yang agendanya, disatukan dengan kegiatan cek kebugaran para personel Aparatur Sipil Negera (ASN).
Cek kebugaran, dilakukan dengan metode Rockport, yakni pengukuran kebugaran jasmani dengan menghitung waktu tempuh seseorang, saat menempuh lintasan 1.600 Meter (M). Hasil tes tersebut kemudian digunakan untuk menilai tingkat kebugaran ASN, dan menjadi dasar analisis guna meningkatkan kesehatan dan kinerja para ASN dalam melayani masyarakat.
Bantuan
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan ASN. “Harapannya, untuk bisa mengenal kemampuan fisik. Karena, banyak penyakit yang kadang-kadang tidak terdeteksi,” tandas Bupati. Diingatkan, tes kebugaran ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini agar para ASN itu bisa mengetahui kemampuan fisiknya. Kata Bupati, bila ditemukan inidikasi masalah kesehatannya, itu bisa tertangani lebih awal.
Bagi setiap ASN atau abdi negara, dituntut memiliki kondisi kebugaran yang baik. Ini menjadi satu hal mendasar, agar dapat memberikan pelayanan bagi masyarakat, sehingga dapat menyelesaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Dari hasil tes kebugaran, akan menjadi bahan evaluasi bagi para peserta tes, untuk kemudian melakukan langkah-langkah guna mempertahankan, atau juga memperbaiki kebugaran jasmaninya. Disebutkan, kebugaran jasmani, akan menjadi modal para ASN dalam melaksanakan kinerjanya, sehingga dapat memberikan pelayanan secara baik dan optimal maksimal kepada masyarakat.
Tentang penyerahan bantuan dalam aksi Baksos Agustus Bulan Merdeka, disebutkan sebagai wujud kolaborasi bersama dalam rangka penanganan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri. Serta menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan. ”Menjadi upaya bersama dalam memaknai kemerdekaan secara nyata,” tandas Bupati Setyo Sukarno.
Ketua PMI Wonogiri, Dokter Dwi Handoyo, melalui Kepala Markas PMI Wonogiri, Warjo, menyatakan, untuk bantuan dana renovasi Rutilahu mencakup pemugaran sebanyak 7 rumah milik warga tidak mampu. ”Bantuan pencegahan stunting, mencakup sasaran sebanyak 60 anak, dan bantuan BPJS PBI diberikan kepada 50 relawan,” jelas Warjo. Direktur PT BPR-BKK Wonogiri, Sarti, menyatakan, bantuan sembako yang dibagikan berjumlah sebanyak 200 paket.(Bambang Pur)













