blank
Mahasiswa peserta PPK Ormawa Fastikom Unsiq Jateng di Wonosobo foto bersama dengan peserta pelatihan program smart farming. Foto : SB/dok Humas PPK Ormawa

WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Program smart farming yang digagas oleh peserta Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fastikom Universitas Sains Aquran (Unsiq) resmi dimulai dengan seremoni peletakan batu pertama pembangunan greenhouse berbasis IoT di Dusun Krakalan, Desa Surengede Kejajar Wonosobo.

Acara peresmian diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan atas kelancaran program yang akan berjalan hingga November 2025.

Baca juga BEM Fastikom Unsiq Hadirkan Pertanian Modern di Lereng Dieng Lewat Program Smart Farming.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti momen sakral tersebut, disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat, petani dan warga sekitar.

Simbolisasi peletakan batu pertama dilakukan oleh tokoh agama setempat, Rektor Unsiq Dr H Zaenal Sukawi, MA dan Kepala Desa Surengede, disaksikan para tamu undangan dan warga setempat.

Baca juga Warnai Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-80, Ditlantas Polda Jateng Bagikan 200 Bendera Merah Putih

Momentum ini menjadi tonggak awal bagi transformasi pertanian berbasis teknologi di kawasan lereng Dieng.

Tingkatkan Produktifitas

blank
Peletakan batu pertama pembangunan greenhouse oleh mahasiswa PPK Ormawa Unsiq Jateng di Dusun Krakal Surengede Kejajar Wonosobo. Foto : SB/dok Humas PPK Ormawa

Melalui program ini, mahasiswa Fastikom Unsiq merancang dan membangun sistem greenhouse berbasis aeroponik dan teknologi IoT, yang dilengkapi irigasi otomatis dan sensor kesuburan tanah digital.

Baca juga Desa Maduretno Harumkan Nama Wonosobo Lewat Inovasi Rumah DataKu Tingkat Nasional

Teknologi smart farming ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian kentang, komoditas utama di wilayah tersebut, khususnya melalui pembibitan varietas unggul dan pelatihan digitalisasi pertanian bagi petani lokal.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dekan Fastikom, dosen pembimbing, perwakilan dari Dispaperkan, Kecamatan Kejajar, Kelompok Tani Mulyo dan masyarakat Desa Surengede.

Baca juga Kampanye Aksi Bergizi, Wujudkan Budaya Hidup Sehat di Wonosobo

Program ini menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di ruang akademik, tetapi juga mampu turun langsung ke masyarakat dengan membawa solusi nyata berbasis inovasi.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, PPK Ormawa BEM Fastikom Unsiq Jateng berkomitmen menghadirkan pertanian masa depan yang cerdas, berkelanjutan dan memberdayakan.

Muharno Zarka