blank
Amin Handoyo saat hadir di acara Milad ke-12 Ponpes Madinatul Quran, di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Minggu (20/7/2025). Foto: dok/kemenag

PATI (SUARABARU.ID)– Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Amin Handoyo, menghadiri Milad ke-12 Ponpes Madinatul Quran, yang ada di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Minggu (20/7/2025).

Dalam kesempatan itu, Amin Handoyo mengapresiasi eksistensi ponpes yang telah menapaki usia 12 tahun, sebagai bagian dari upaya membangun peradaban ilmu di tengah masyarakat. Dia juga menegaskan, ponpes harus tetap menjaga tradisi keilmuan, yang sudah menjadi ciri khasnya.

”Ketika berbicara tentang pesantren, maka jangan pernah lunturkan nilai-nilai keilmuan yang menjadi tradisi di pesantren. Milad ke-12 ini membuktikan, Ponpes Madinatul Quran telah berkomitmen menjaga tradisi itu,” ungkapnya.

BACA JUGA: Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Amin juga mendorong, agar ponpes mampu menampilkan wajah yang menyenangkan di tengah masyarakat, melalui media sosial.

”Bagikan dan tampilkan ponpes sebagai lembaga pendidikan yang menyenangkan di media sosial. Ini juga sebagai bentuk dakwah, sekaligus meluruskan persepsi negatif tentang ponpes. Bisa melalui kegiatan olahraga, kesenian, maupun pembelajaran yang dikemas secara kreatif, seperti lalaran diiringi musik tradisional,” pesannya.

Terkait adanya kasus pelaporan terhadap seorang ustadz yang mengajar di Madrasah Diniyah di Kota Demak, Amin Handoyo, turut menyampaikan keprihatinannya.

BACA JUGA: Razia di Pamularsih, Satgas Operasi Patuh Candi Polda Jateng Tilang 3 Pelanggaran Berat

”Guru-guru Madrasah Diniyah dan TPQ, merupakan orang-orang mulia yang mendidik generasi penerus, dengan nilai-nilai agama dan moral. Kita semua harus terus menghargai dan menghormati perjuangan mereka,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, Kasi PD Pontren Kemenag Pati, Ketua PCNU Kabupaten Pati, Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), dan Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh (JQH).

”Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran ponpes sebagai pelopor pendidikan Islam berbasis nilai-nilai Qurani, kemandirian, dan akhlakul karimah,” imbuh H Tri Handoko, Pimpinan Ponpes Madinatul Quran Pati.

Dengan semangat Milad ke-12, dia berharap, ke depan Ponpes Madinatul Quran akan terus berkembang menjadi pusat pendidikan Qurani yang unggul.

Riyan