blank
Dony Aldise Harahap (depan kemeja putih), berfoto bersama penerima santunan. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Kasubbag TU Kementerian Agama Kota Semarang, Dony Aldise Harahap mengatakan, pihaknya mengadakan kegiatan berbagi santunan kepada sejumlah anak-anak yatim piatu tidak mampu dan difabel.

Disampaikan olehnya, santunan yang diberikan itu merupakan bentuk kepedulian sosial Kantor Kemenag Kota Semarang, kepada masyarakat sekitar. Selain itu juga, dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1447 H.

”Kemenag melalui Direktorat Penyelenggaraan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam, menggelar kegiatan bertajuk Peaceful Muharam-Lebaran Yatim dan Difabel 2025. Kegiatan ini merupakan refleksi spiritual dan sosial, atas semangat 10 Muharam yang sarat makna kepedulian,” kata Dony dalam keterangannya belum lama ini.

BACA JUGA: Sebanyak 60 Keluarga Menerima Bantuan Dana Revitalisasi Rutilahu

Dia berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan membawa keberkahan. Momentum ini bukan sekadar seremoni berbagi, melainkan juga bagian dari gerakan Nasional untuk menegaskan komitmen terhadap kesetaraan dan keadilan sosial.

”Khususnya bagi anak-anak yatim-piatu, kurang mampu, dan penyandang disabilitas, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Semoga bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kota Semarang, Cholidah Hanum dalam laporannya menambahkan, pada kegiatan itu dibagikan sejumlah santunan kepada 100 yatim-piatu tidak mampu, dan lima orang difabel. Pada kegiatan yang berlangsung di aula kantor itu, secara simbolis santunan diberikan kepada 17 penerima.

BACA JUGA: Kalapas Semarang Tekankan Nilai-Nilai Dasar Pemasyarakatan kepada 8 Orang CPNS

Kegiatan ini disaksikan pejabat struktural di lingkungan Kankemenag Kota Semarang, perwakilan Muspika Kalipancur, Wakil Ketua DWP Kemenag Kota Semarang, Ketua IGRA dan KKM Madrasah se-Kota Semarang, Ketua Pokjawas Madrasah dan PAI, Ketua Pokjaluh, Ketua APRI, Koordinator Penyuluh PPPK, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan itu, selain secara luring, peserta juga mengikuti secara daring, yang disiarkan langsung dari Aula HM Rasjidin Kemenag RI.

Riyan