GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan menggelar Job Fair 2025 di Gedung Wisuda Budaya, Rabu dan Kamis, 25–26 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi magnet bagi ribuan pencari kerja yang sejak pagi memadati lokasi di Jalan R Suprapto, Purwodadi.
Para pencari kerja tampak antusias mencari informasi lowongan dan berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan peserta. Mereka membawa berkas lamaran dan berharap bisa langsung diwawancarai.
Bupati Grobogan, Setyo Hadi, secara langsung meresmikan pembukaan Job Fair tersebut. Ia menandai pembukaan dengan memukul gong dan memotong ronce melati di depan pintu masuk Gedung Wisuda Budaya.
BACA JUGA: Satpol PP Kudus Sudah Ketahui Galian C Ilegal Tanjungrejo Sejak Dua Tahun Lalu, Tapi Tak Bisa Bertindak
“Pengangguran adalah persoalan multidimensi yang berpengaruh secara sosial, politik, dan ekonomi. Job Fair 2025 ini diharapkan menjadi solusi konkret mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja,” ujar Setyo Hadi, usai meninjau stan peserta.
Menurutnya, Job Fair 2025 menjadi langkah nyata Pemkab Grobogan dalam menanggulangi pengangguran. Ia mendorong seluruh pihak untuk berkolaborasi menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan secara menyeluruh.
“Kami ingin Grobogan tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera dan berkelanjutan. Job Fair ini adalah bagian dari upaya itu,” tambahnya.
25 Perusahaan Sediakan 17 Ribu Lowongan
Kepala Disnakertrans Grobogan, Teguh Harjokusumo, menyebutkan bahwa 25 perusahaan ambil bagian dalam Job Fair kali ini. Mereka membuka total 17 ribu lowongan kerja dari berbagai sektor dan kualifikasi.
Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari Grobogan dan daerah sekitar seperti Semarang, Kudus, Demak, serta kabupaten tetangga lainnya. Beberapa di antaranya adalah PT Pungkook, PT Podomoro, serta berbagai LPKS yang ada di wilayah Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.
“Kami juga menyediakan ruang wawancara, layanan pembuatan kartu AK1 (kartu kuning), serta informasi jabatan yang bisa diakses langsung oleh pencari kerja,” jelas Teguh.
Disnakertrans Grobogan mendanai kegiatan ini melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBD Tahun 2025. Pelaksanaannya mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Antusiasme Pencari Kerja
Job Fair ini disambut antusias masyarakat. Agus, seorang pencari kerja dari Kradenan, mengaku datang sejak pukul 10.00 WIB untuk mencari peluang kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
“Kebetulan saya lulusan Manajemen dari sebuah Perguruan Tinggi. Mencari informasi penyedia kerja di sini dan ternyata karena saya sudah bawa surat lamaran tadi langsung diwawancara, semoga diterima saja. Saya baru lulus tahun lalu, semoga Job Fair ini bisa menjadi pembuka jalan saya mendapat pekerjaan,” ujar Agus.
Disnakertrans Grobogan berharap kegiatan ini mampu membuka akses kerja seluas-luasnya bagi masyarakat dan menurunkan angka pengangguran secara signifikan.
TYA WIDYA













