SRAGEN (SUARABARU.ID) – Di tengah padatnya aktivitas pembangunan jalan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, ada satu tempat sederhana yang selalu ramai saat waktu istirahat tiba.
Warung kecil milik Eni di Dukuh Terik Kalang RT 18, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, mendadak menjadi “markas santai” favorit para personel Satgas TMMD.
Usai berjibaku dengan panas dan debu di lokasi pengerjaan sasaran fisik, para anggota Satgas tampak bergantian singgah ke warung tersebut untuk melepas lelah. Secangkir kopi hangat, minuman dingin, hingga makanan ringan menjadi teman istirahat sebelum kembali melanjutkan pekerjaan pembangunan desa, Kamis (14/5/2026).
Lokasinya yang berada tidak jauh dari induk semang Satgas membuat warung Eni menjadi pilihan paling dekat dan nyaman bagi para prajurit. Meski sederhana, suasana hangat dan akrab di warung itu membuat para anggota Satgas merasa seperti berada di rumah sendiri.
Tak jarang, suara tawa dan obrolan santai terdengar dari sudut warung ketika anggota TNI berbincang dengan warga sekitar. Dari tempat sederhana itu, hubungan antara Satgas TMMD dan masyarakat pun semakin terasa dekat tanpa sekat.
Eni mengaku senang warungnya sering dikunjungi anggota Satgas TMMD. Sejak adanya kegiatan TMMD di wilayahnya, suasana warung menjadi lebih hidup dan ramai dibanding hari-hari biasanya.
“Alhamdulillah jadi ramai. Bapak-bapak TNI sering mampir beli minum atau rokok, kadang juga beli makanan kecil,” ungkap Eni sambil tersenyum.
Bagi warga sekitar, keberadaan anggota Satgas TMMD di warung tersebut bukan hanya sekadar berbelanja. Momen itu juga menjadi ruang komunikasi sosial yang hangat antara TNI dan masyarakat desa.
Kehangatan yang terjalin di warung sederhana milik Eni menjadi gambaran bahwa program TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, TMMD juga menumbuhkan kedekatan emosional dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui interaksi sehari-hari yang sederhana namun penuh makna.
Di balik segelas kopi dan obrolan ringan di Warung Eni, tersimpan semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih maju dan harmonis.
Ning S













