blank
Peluh dan tawa menyatu di TMMD Sragen, kebersamaan TNI-warga jadi energi pembangunan. Foto: Dok/Pendim

SRAGEN (SUARABARU.ID) – Suara mesin molen perlahan berhenti saat waktu istirahat tiba. Namun di tengah lokasi pembangunan jalan program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, suasana justru semakin hangat.

Anggota Satgas TMMD dan warga terlihat duduk lesehan di pinggir jalan yang sedang dibangun, bercanda dan tertawa bersama, seolah lelah sejak pagi mendadak sirna.

Pemandangan sederhana namun penuh makna itu terlihat di lokasi sasaran fisik TMMD di wilayah Kabupaten Sragen, Kamis (14/5/2026). Peluh yang membasahi pakaian tak mengurangi semangat para prajurit dan masyarakat yang sejak pagi bergotong royong menyelesaikan pengecoran jalan desa.

Di sela waktu istirahat, tak ada sekat antara TNI dan warga. Semua larut dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Obrolan ringan, candaan, hingga tawa bersama menjadi bagian dari keseharian di lokasi TMMD.

Momen kebersamaan tersebut mendapat perhatian Pasiter Kodim 0725/Sragen, Kapten Kav Anang Eko, saat meninjau lokasi pengerjaan. Ia menilai, kekompakan antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama yang membuat seluruh pekerjaan berjalan lancar.

“Ini yang paling membanggakan dari TMMD. Anggota Satgas dan masyarakat bisa bekerja bersama, istirahat bersama, bahkan tertawa bersama. Kebersamaan seperti inilah yang membuat hubungan TNI dan rakyat semakin kuat,” ungkap Kapten Kav Anang Eko.

Menurutnya, suasana akrab yang terbangun di lapangan mampu menghadirkan semangat positif bagi seluruh personel maupun warga. Pekerjaan berat terasa lebih ringan ketika dilakukan bersama dengan rasa saling peduli dan gotong royong.

Program TMMD Kodim 0725/Sragen sendiri tidak hanya menghadirkan manfaat lewat pembangunan fisik seperti jalan desa dan infrastruktur lainnya. Lebih dari itu, TMMD juga menjadi ruang tumbuhnya kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.

Dari kerja keras di bawah terik matahari hingga obrolan santai di waktu istirahat, TMMD menghadirkan potret nyata persaudaraan yang terjalin tanpa jarak. Di lokasi pembangunan itu, peluh dan tawa menyatu menjadi energi yang menguatkan semangat membangun desa menuju kehidupan yang lebih baik.

Ning S