blank
Bona Ventura Sulistiana. Foto: dok/koni

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Keuangan KONI Jawa Tengah tahun 2024, diapresiasi Inspektorat Jateng. Mereka menilai, LPj KONI Jateng bersih dan tidak ditemukan adanya penyimpangan.

Demikian yang dikemukakan Inspektur Pembantu Bidang Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Daerah, Soemarijono, saat menjadi pembicara pada acara ‘Sosialisasi Perencanaan Program Kegiatan dan Refreshing Pemahaman Pertanggungjawaban Keuangan’, yang digelar KONI Jateng, di Hotel Metro Park View, Semarang, Kamis (19/6/2025).

Di hadapan 148 orang peserta sosialisasi dari 70 pengprov cabang olahraga dari bidang administrasi dan keuangan, Sumarijono mengingatkan, agar setiap pelaksanaan program keuangan segera dilakukan penyusunan LPj. Hal itu untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak disengaja.

BACA JUGA: Mengusir Satpol PP Saat Menjalankan Tugas, Tersangka RI Harus Berurusan Polisi

”Kalau kita menunda-nunda, bisa saja berkas hilang atau kita lupa. Semakin cepat kita lakukan, semakin kecil tingkat kesalahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sosialisasi, Prasetyo Budie Yuwono menyampaikan, pihaknya merasa bersyukur, karena LPj 2024 KONI Jateng bersih.

”Terima kasih kepada para pengurus pengprov cabang olahraga, yang telah bekerja sama dengan baik, dengan membuat LPj dengan benar. Maka lewat acara sosialisasi ini, kami berharap hal yang sudah baik ini terus dipertahankan, untuk masa depan yang lebih baik,” kata Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum KONI Jateng itu.

BACA JUGA: Untuk Menghindarkan Jurus ‘Piscur’, Kencing Ditempelkan di Ban Mobil

Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana. Dalam sambutannya dia menyatakan, prestasi olahraga juga harus didukung tata kelola organisasi dan keuangan yang baik. ”Tanpa tata kelola organisasi dan keuangan, mustahil akan diperoleh prestasi tinggi,” ungkapnya.

Bona juga mengungkapkan rasa bangganya, atas raihan medali pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara pada 2024 lalu. Dia menyebut, hasil itu didapat berkat dukungan cabor-cabor yang menyiapkan atletnya dengan baik. Seperti diketahui, pada PON lalu Jateng meraih 71 emas, 74 perak dan 115 perunggu.

”Pada awal-awal pelaksanaan PON XXI, kami sempat deg-degan karena medali belum juga bisa diraih. Namun Alhamdulillah, setelah sepatu roda mengawali medali, tiada hari tanpa medali hingga penutupan. KONI Jateng merasa bangga dan kami ucapkan terima kasih kepada semua cabang olahraga,” ungkapnya.

BACA JUGA: Resah, Jamkes Sebanyak 27 Ribu Keluarga Dinonaktifkan

Pada sosialisasi yang dipandu moderator April Sriwahono (Audit Internal KONI Jateng) itu, tampil empat pembicara. Mereka adalah Kasubbag Program Disporapar Jateng, Wiwik Puspasari (Penyusunan Perencanaan Program Tahun 2026), Kasubbag Keuangan Disporapar Jateng Muchammad Irsa Pratama (Hibah), Inspektorat Provinsi Jateng Sumarijono (Pertanggungjawaban Hibah) dan KPP Candisari Marcellinus Paskaris Wibowo (Aplikasi Coretax).

Pada Jumat (20/6/2025) ini, sosialisasi akan dilanjutkan di Kantor KONI Jateng, dengan acara verifikasi program Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, dengan menghadirkan bidang pembinaan cabor, terutama yang bertugas sebagai technical delegate.

Riyan