KUDUS (SUARABARU.ID) – Blokade truk-truk ODOL di sejumlah titik jalan di Kabupaten Kudus yang terjadi sampai tadi malam, akhirnya dibuka. Arus lalu lintas di Kudus, Jumat (20/6/2025) pagi kembali lancar.
Padahal, sampai Kamis malam, puluhan truk-truk masih memblokir sejumlah titik persimpangan jalan yang mengakibatkan lalu lintas di hampir semua tempat di Kudus menjadi macet total.
Pembubaran blokade truk-truk ODOL ini terjadi setelah Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo akhirnya menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan penindakan terhadap para pengemudi truk ODOL.
Baca juga: Truk ODOL Masih Blokade Jalan di Kudus Hingga Malam, Lalu Lintas Lumpuh di Sejumlah Titik
Surat tersebut tersebut juga ditandatangani Plt Kepala Dishub Kudus Masyhudi.
Dalam surat tersebut, Kapolres juga menyatakan siap untuk menindak tegas oknum petugas yang melakukan pungli.
”Dengan ini kami sampaikan bahwa perjuangan kita hari ini membuahkan hasil. Surat ini resmi, ditandatangani dan distempel. Selanjutnya, saya minta semua sopir untuk segera membubarkan diri dengan tertib,” ujar Ketua GSJT, Anggit Iswandaru kepada para pengemudi.
Akhirnya, surat pernyataan tersebut membuat para pengemudi ODOL melunak. Beberapa di antaranya akhirnya membubarkan diri dan kembali membawa truknya yang semula diparkir di tengah jalan.
Meski demikian, tak semua pengemudi truk ODOL di titik lain ikut membubarkan diri. Beberapa di antaranya ada yang masih bertahan dan bahkan membunyikan sound horeg yang dibawa beberapa truk.
Mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, akhirnya aparat TNI pun turun ke lapangan untuk ikut membubarkan para pengemudi ODOL yang masih bertahan.
Akhirnya, sampai dini hari tadi, blokade di beberapa titik akhirnya dibuka dan lalu lintas kembali lancar.
Sebelumnya, blokade truk ODOL di sejumlah titik jalan di Kudus yang dilakukan sampai malam hari, membuat resah warga. Kemacetan panjang tak terhindarkan.
Aktifitas warga menjadi terganggu. Bahkan, ada beberapa ambulans yang terjebak tidak bisa lewat.
Ali Bustomi













