blank
Bona Ventura (keempat dari kiri) bersama Kairul Anwar (kelima dari kanan), berfoto bersama usai acara pembukaan Rakerprov Pertina Jateng. Foto: dok/pertina

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, meminta Pengprov Pertina (tinju) Jateng bersama seluruh Pengkab/Pengkot, untuk bergerak cepat menyelamatkan para petinjunya.

Munculnya organisasi tinju baru, seiring dengan pencoretan Pertina oleh Komite Olahraga Indonesia (KOI), rawan menyebabkan petinju-petinju binaan Pertina Jateng dan jajarannya pergi.

”Kita harus bergerak cepat, jangan sampai atlet kita direbut organisasi baru,” kata Bona, yang didampingi Waketum II KONI Jateng, Dr Soedjatmiko MPd, saat membuka Rakerprov Pertina Jateng, di Hotel Noormans, Semarang, Sabtu (17/5/2025).

BACA JUGA: Andi Suryanto Doktor Baru PDTS Unissula

Disampaikan juga, pihaknya menegaskan mendukung penuh eksistensi Pertina, terlebih KONI Pusat sudah mengeluarkan Surat Edaran 397/ORG/V/2025. Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekjen TB Lukman Djayadikusuma MEMOS, tertulis KONI Pusat menegaskan eksistensi Pertina, dan menolak organisasi tinju baru yang dianggap tidak sah.

”Yang sah itu Pertina pimpinan Dr Komaruddin Simandjuntak. Bila ada organisasi lain yang mengatasnamakan tinju, adalah tidak sah,” tegas Bona lagi.

Apa yang dialami Pertina, imbuhnya, senasib dengan KONI atas munculnya Permenpora no 14 tahun 2024. Sebab, dengan tidak diperbolehkannya KONI menggunakan dana APBD atau APBN untuk menggaji pegawai atau staf, sama saja dengan mematikan KONI secara perlahan.

BACA JUGA: Tipu Korban Ratusan Juta, Ketua Ormas Pemuda Pancasila Blora Ditangkap Polisi

”Sangat tidak mungkin, organisasi sebesar KONI yang menjalankan pembinaan banyak cabang olahraga, memperkerjakan staf hanya sebagai volunteer,” tegas Bona.

Oleh karenanya, melalui Rakerprov Pertina Jateng ini, pihaknya mengajak semua insan tinju Jateng, untuk lebih intensif melakukan pembinaan tinju.

”Jangan patah semangat, hanya karena kemarin di PON Aceh-Sumut hanya meraih perak. Kita harus mempersiapkan diri mulai sekarang. Tetap fokus lakukan pembinaan. Momentumnya mulai di Porprov Jateng 2026,” tambah Bona.

BACA JUGA: Berebut 11 Titik Parkir Strategis di Kudus, Siapa yang Menang Lelangnya?

Sementara itu, Ketua Pertina Jateng, Kairul Anwar SH MH menegaskan, tetap mendukung langkah-langkah Ketua umum PP Pertina Pusat, dalam kaitan pemakzulan Pertina dari KOI.

”Pengprov Pertina Jateng satu komando dengan PP Pertina Pusat, berjuang untuk eksistensi organisasi yang kita bina,” tegas Kairul.

Dia pun berharap, insan tinju Jawa Tengah tetap fokus pada pembinaan atletnya, guna menyongsong babak kualifikasi dan PON 2028 di NTT-NTB.

”Kami minta maaf, dari target awal kita mempertahankan emas, tapi target itu meleset. Akhirnya kita hanya meraih medali perak,” jelas Kairul.

Riyan