JEPARA (SUARABARU.ID) – Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Badrudin menjelaskan jumlah jamaah haji Kabupaten Jepara tahun ini sebanyak 1.277 orang, terdiri dari jamaah reguler dan Petugas Haji Daerah (PHD)., Calon Jemaah Haji Jepara terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter). Yakni, kloter 43, 44, 45, dan 46.
Sedangkan rinciannya, kloter 43 sebanyak 217, kloter 44 berjumlah 353, kloter 45 sebanyak 351, dan kloter 46 sebanyak 343.
Sementara Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji Kloter 44 asal Kabupaten Jepara, di Pendopo Kartini, Senin (13/5/2025). Sebelum menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci 1446 Hijriah, sebanyak 356 Calon Jemaah Haji selanjutnya menuju Asrama Haji di Donohudan Solo.
Gus Hajar dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh Calon Jemaah yang telah terpilih menunaikan rukun Islam kelima. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi arahan pembimbing dan petugas selama pelaksanaan ibadah di tanah suci.
Pemerintah Kabupaten Jepara lanjut Gus Hajar, terus berkomitmen memberikan dukungan, termasuk dalam hal pelayanan administrasi, kesehatan, dan fasilitasi keberangkatan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama dan seluruh petugas haji atas kerja kerasnya.
Gus Hajar berpesan, agar Calon Jemaah Haji menjaga niat yang tulus karena Allah dan selalu menjaga kesehatan. Sehingga seluruh ibadahnya diterima sebagai haji yang mabrur dan pulang ke tanah air dengan selamat.
“Semoga para Calon Jemaah Haji tetap menjaga kesehatan, dan pulang ke tanah air dengan selamat, serta menyandang predikat Haji yang Mabruro,”tutur Gus Hajar.
Diperoleh informasi, Calon Jemaah Haji tertua tahun ini, Mbah Parsih, kelahiran 1 Januari 1935 dari Desa Tunahan, Keling, Abdur Rohim, kelahiran 4 Februari 1935 dari Desa Menganti, Darno, kelahiran 4 April 1935 dari Desa Kerso, Kedung. Ketiga orang tersebut berusia 90 tahun. Sedangkan Calon Jemaah Haji termuda adalah Khoirul Umam, kelahiran 4 Februari 2007 (18 tahun), berasal dari Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung.
Hadepe













