blank
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid, Fraksi Gerindra.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Jepara tnggal menghitung hari. Dari jadwal yang telah dirilis oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag), sebanyak 1.280 CJH asal Kabupaten Jepara, SOC Kloter 43-44-45-46 akan diberangkatkan mulai tanggal 11 Mei 2025.

Namun, sepertinya CJH Jepara masih harus menunggu kepastian terkait dengan syarat terbaru yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Dari informasi yang kami terima, beredar himbauan dari petugas haji, berdasarkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/A/1206/2025 Tentang Pelaksanaan Imunisasi Bagi Jemaah Haji dan Umrah, tertanggal 25 April 2025. Salah satu isinya adalah syarat telah Imunisasi Covid 19 bagi calon jamaah haji.

Nah, hal inilah yang menjadikan para CJH Jepara cemas, bahkan panik. Pasalnya, syarat harus menunjukan surat telah menerima vaksin covid terjadi di menit-menit akhir. “Sudah lama kita melupakan tragedi virus covid. ini seperti mengorek luka lama yang sudah mengering dan jadi kenangan buruk di negeri ini. Padahal, sekarang covid sudah menjadi semacam flu biasa yang tidak perlu di persoalkan’, ujar Aby Mansur, CJH asal KBIHU Masalikil Huda Tahunan, kepada suarabaru.id.

“Lagipula sosialisasinya H-10 pemberangkatan. Kita juga tahu banyak efek samping yang ditimbulkan pasca vaksinasi covid. Kalau pertaruhannya bisa berangkat atau tidak hanya gara-gara syarat vaksin covid jelas tidak adil”, terangnya.

“Kita menunggu sampai 13 tahun, ada yang menjual harta bendanya untuk menunaikan ibadah haji, tapi detik-detik akhir gagal hanya gara-gara tidak punya sertifikat vaksin covid yang sebelumnya tidak pernah dipersyaratkan”, ungkap Mansur kesal.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid saat dihubungi oleh suarabaru.id, mengatakan CJH asal Jepara untuk tenang tidak usah panik. “Saya pastikan bahwa syarat vaksin covid untuk calon jamaah haji tidak ada”, tegasnya melalui sambungan telepon, Sabtu (3/5/2025).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jepara Dr. Mudrikatun, mengatakan masih akan mengkoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Provinsi.

“Kita akan koordinasi dulu dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Semoga semua jamaah haji Jepara diberikan kelancaran, kesehatan serta dimudahkan untuk menjadi tamu Allah dan tidak terkena sampling”, jawabnya singkat.

ua