blank
Keseruan anak-anak mandi di Kali Trenggulun Tendoksari, Tahunan Jepara. (Foto: Mahmudi).

JEPARA (SUARABARU.ID)– Warga Dukuh Tendoksari, yang terletak di Desa Tahunan, Kabupaten Jepara kini mempunyai lokasi baru untuk dijadikan tempat kongkow atau untuk sekedar melepas penat. Mereka bisa menikmati kopi dan makanan sambil melihat anak-anak kampung mandi di sungai.

Meskipun keberadaan sungai semakin hari semakin berkurang, namun warga Tendoksari bersyukur masih mempunyai sungai kecil yang mengalir di antara hamparan sawah. Mereka membersihkan sungai yang kerap disebut dengan ‘Kali Trenggulun’ ini menjadi arena berenang anak-anak.

Kendati demikian, sebersih apapaun sungai itu,  jika kesadaran membuang sampah masih sangat minim maka tinggal menunggu waktu sungai-sungai tersebut akan hilang akibat pendangkalan yang disebabkan oleh sampah.

Ancaman sampah plastik bekas makanan masih menjadi masalah serius jika tidak dibarengi dengan kesdaran warga. Dari pantauan suarabaru.id, tampak beberapa lapak yang menyediakan makanan dan minuman mulai berdiri.

Hal ini menjadi keuntungan buat warga karena roda UMKM berputar seiring ramianya tempat tersebut. Namun di sisi lain, sampah-sampah plastik bekas makanan akan semakin banyak berserakan di sekitar sungai tersebut.

Menurut Suhartono, Ketua RW setempat, wilayah yang dialiri oleh Kali Trenggulun ini mulai ramai dikunjungi warga setelah dibangun jalan usaha tani (JUT). Sungai tersebut pun masih mengalir sebagai irigasi untuk mengairi sawah-sawah warga.

“Jalan usaha tani yang menghubungkan beberapa RW di wilayah Tendoksari ini bantuan dari Pak Agus Sutisna Ketua DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi PPP”, ujar Hartono di sela-sela peresmian JUT, yang langsung dihadiri oleh Agus Sutisna, Camat Tahunan, Petinggi Tahunan serta warga Tendoksari, Minggu (13/4/2025).

“Karena dulu, jalannya masih tanah dan sangat licin. Padahal jalan tersebut menghubungkan ke tempat pemakaman umum. Alhamdulillah sekerang warga tidak perlu memutar jika harus pergi ke makam”, pungkas Suhartono.

Selain peresmian JUT dan pemberian nama Kali Trenggulun, warga Tendoksari juga menabur benih ikan channa serta menanam pohon murbei di sekitar lokasi kali.

ua