Mereka yang mengadakan halalbihalal tersebut, adalah para Guru PAI tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PAI Sub Rayon-03 Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan inti halalbihalal yang digelar Sabtu (12/4/25), bertempat di SMP Negeri 1 Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. Acara ini kemudian dilanjutkan ramah tamah berekreasi ke Pantai Sadeng, Kabupaten Gunungkidul, Provionsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Yakni Tempat Pendaratan Ikan (TPI) nelayan Laut Kidul yang menjadi destinasi wisata, yang lokasinya terhitung berdekatan dengan wilayah Kabupaten Wonogiri, Jateng.
Hadir dalam acara ini, Pengawas PAI SMP dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri, Tutik Rinjani SAg,MPdI, beserta Koordinator MGMP PAI Sub Rayon (SR)-03. Deny Iwan Daputro SPd,MPd.
Ketua Panitia, Catur Marwandi SPdI sekaligus Ketua MGMP PAI SR-03 dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga terselengara kegiatan halalbihalal ini. “Kali ini kita adakan di SMP N 1 Paranggupito, dengan tujuan agar setiap kegiatan tidak tersentral di satu tempat saja,” jelas Catur.
Kami, tambah Catur, berharap semua guru PAI bisa saling berkunjung, bersilaturahmi dari sekolah satu ke sekolah yang lain. Agar semuanya mengetahui dan merasakan sensasi medan perjalanan yang berbeda-beda, juga mampu meningkatkan motivasi teman-teman guru PAI dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Koordinator MGMP PAI SR-03 Deny Iwan Saputro, mengajak seluruh guru PAI untuk terus semangat dalam melaksanakan tugas-tugasnya. ”Dalam situasi dan kondisi apapun, karena bekerja merupakan ibadah,” tandasnya. Ditambahkan, dengan mencermati 7 kebiasaan anak hebat yang telah dicanangkan oleh pemerintah, itu merupakan aplikasi nyata dari ajaran agama islam. Oleh karena itu, para guru agama Islam harus lebih semangat dalam menerapkan dan mengawal program pendidikan kepada murid-muridnya, guna menyongsong Indonesia Emas.
Sementara itu, Tutik Rinjani, selaku Pengawas PAI SMP, menyampaikan tentang pentingnya kerjasama dan sinergitas dalam bekerja, yang salah satunya melalui MGMP. Dengan MGMP, diharapkan seluruh guru mampu memecahkan secara bersama permasalahan yang dihadapi.
Inti acara halalbihalal ditandai dengan penyampaian ikrar, serta tausiyah oleh Ustad Suyato SAg, yang sekaligus berkenan menutupnya dengan memandu doa.(Bambang Pur)













