blank
Bupati Grobogan Setyo Hadi dan istri naik kereta kencana untuk pertama kalinya dalam kirab Boyong Grobog. Foto: Tya wiedya

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Tradisi Boyong Grobog dalam rangkaian ulang tahun ke-299 Kabupaten Grobogan dilaksanakan, Senin 3 Maret 2025 hari ini.

Boyong Grobog adalah prosesi pemindahan grobog yakni kotak kayu berisi dokumen dan pusaka dari Kelurahan Grobogan ke Kota Purwodadi. Boyong Grobog ini sebagai penanda pindahya pemerintahan dari Grobogan ke Purwodadi.

Pada tahun-tahun sebelumnya, tradisi Boyong Grobog ini dimulai sejak pukul 07.00 dan berakhir sekitar pukul 13.00. Tahun ini prosesi itu dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 10.00 WIB, mengingat penyeenggaraan dilaksanakan pada bulan puasa.

Rangkaian bermula dari kirab Boyong Grobog yang dimulai dari Kelurahan Grobogan menuju ke Pendapa Kabupaten Grobogan di Kota Purwodadi. Selama kirab, Bupati Grobogan Setyo Hadi bersama istri dan Wakil Bupati Sugeng Prasetyo bersama istri naik kereta kencana.

Iring-iringan diikuti jajaran Forkopimda Kabupaten Grobogan. Sebagai pengawal, Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto Wicaksono dan Dandim 0717 Grobogan Letkol Kav Barid Budi Susila berada di depan memimpin jalannya arak-arakan dengan menggunakan kuda.

Rombongan disambut Asisten I Setda Kabupaten Grobogan, Kurnia Saniadi. Kemudian, Bupati Grobogan Setyo Hadi dan Wakil Bupati Sugeng Prasetyo melakukan cuci tangan, sebelum masuk ke dalam Pendopo Kabupaten Grobogan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Grobog dan ditempatkan di Pendapa Kabupaten Grobogan. Itulah yang menjadi cikal bakal ibukota Kabupaten Grobogan di Kota Purwodadi.

Bupati Grobogan Setyo Hadi usai tradisi Boyong Grobog mengungkapkan, kegiatan ini Boyong Grobog ini juga turut memperingati dan mendoakan bupati yang terdahulu.

Acara Dipangkas

“Yang pasti dalam kegiatan Boyong Grobog ini kita turut mendoakan bupati terdahulu. Doa bersama juga dilaksanakan agar Grobogan biar aman, makmur, sentosa, jauh dari bencana dan gemah ripah loh jinawi,” ungkap Setyo Hadi.