SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana mengatakan, pentingnya bidang organisasi dalam sebuah kepengurusan cabang olahraga, sebagai sarana untuk memperkuat konsolidasi.
Hal itu seperti yang dia sampaikan, saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kickboxing Kabupaten/Kota se-Jateng, yang digelar selama dua hari, di Front One HK Resort Semarang, akhir pekan lalu.
Hadir dalam Rakerda ini, 19 Perwakilan Pengurus Cabang (Pengcab) Kickboxing Kabupaten/Kota se-Jateng. Adapun fokus utama dari Rakerda, konsolidasi organisasi menuju prestasi Kickboxing Jateng yang lebih baik.
BACA JUGA: Santri Ponpes Tahfidz Alquran MAJT-Baznas Jateng Dibekali Ilmu Tafsir dan Fiqih
”Mumpung ada kesempatan, mari kita kelola sebaik mungkin, sebagai sarana asah, asih dan asuh, menuju konsolidasi organisasi. Hal ini agar kita bisa meningkatkan prestasi dengan lebih baik lagi,” ujar Bona.
Dia juga menyoroti pentingnya menemukan formula terbaik, agar atlet Kickboxing Jateng dapat terus menyumbangkan prestasi. Selama ini pihaknya terus berjuang, agar Kickboxing tetap dipertandingkan di ajang Porprov, dan di PON NTT-NTB pada 2028 mendatang.
”Untuk itu, mari kita bebenah sebaik mungkin, agar saat tampil kita bisa juara. Seperti di Papua, kita berhasil menjadi juara umum,” ungkap dia lagi.
BACA JUGA: Alumni Universitas Semarang Jangan ‘Nglokro’
Bona juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik (good governance), untuk kesejahteraan atlet. Menurutnya, jika atlet sejahtera, mereka akan berkontribusi terhadap Pengcab. Pengprov juga harus aktif meninjau dan memonitoring, agar hubungan keduanya terjalin dengan baik.
”Jangan sampai Pengprov mendominasi, sehingga Pengcab seolah-olah hanya jadi aksesoris. Semua harus terjalin kerja sama yang baik. Karena KONI sebagai pembina, memiliki tanggung jawab moral yang besar. Semoga maksud dan tujuan Rakerda ini dapat terwujud,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kickboxing Jateng, Eko Firly menyatakan, hasil dari Rakerda ini diharapkan bisa membawa keputusan-keputusan strategis, yang menjadi landasan untuk melangkah ke depan.
BACA JUGA: Kanwil Kemenkum Jateng Ikuti Rapat Koordinasi Penguatan Analisis dan Evaluasi Hukum
”Walaupun kita mengadakan Rakerda 2024 di tahun 2025, namun ini menjadi momen penting bagi kita, untuk membahas bersama langkah-langkah yang harus diambil, dalam menghadapi agenda besar seperti Porprov,” tukas Firly.
Dia juga berharap, tahun ini Kickboxing Jateng bisa lebih berprestasi dibanding tahun lalu. ”Jika tahun lalu hanya meraih satu emas PON, tahun ini kita harus bisa meraih lebih banyak emas,” tandasnya.
Riyan