blank
Ekspresi kekecewaan Pep Guardiola/dok

(SUARABARU.ID) – Manchester City bermasalah dengan lini pertahanannya sehingga jeblok baik di Liga Primer Inggris maupun Liga Champions 2024-2025.

Di Liga Champions, The Sky Blues dikalahkan Juventus pada match day 6 dan kini terpuruk di posisi ke-22.

Si Biru Langit terancam tak lolos ke babak 16 besar.

Sementara di Premier League, Manchester Biru berada di urutan keempat di bawah Liverpool, Chelsea, dan Arsenal.

Inkonsistensi ini membuktikan barisan belakang The Citizens sedang rapuh-rapuhnya.
Dengan sisa 2 laga di Champions League, City paling banter hanya bisa lolos ke play-off dan bahkan terancam angkat koper lebih dini jika tak menyapu bersih pertandingan sisa pada Januari 2025.
Kini, klub sekota Manchester United ini cuma menang 1 kali dari dari 10 partai terakhir.

Di Liga Champions, Erling Haaland dan kawan-kawan hanya bisa mncatat 1 kali seri dan 2 kali kalah dalam 3 laga terkini.
Ketika lini serang mandul, barisan pertahanan The Citizens juga tak banyak membantu.

Tanpa kehadiran gelandang bertahan Rodri yang mengalami cedera dan personel lini belakang yang bergantian masuk ruang perawatan, mereka kebobolan 21 kali dari 9 pertandingan terakhir.
Ini jelas bukan catatan yang patut dibanggakan dan harus segera diperbaiki karena musim masih panjang.
’’Kami terlalu banyak melepaskan umpan yang buruk saat memasuki kotak penalti atau di depan gawang. Itu masalahnya,’’ tutur Manajer City Pep Guardiola seperti dilansir situs resmi Uni Sepak Bola Eropa (UEFA).

Tugas Pep kian berat lantaran 1 pertandingan berat sudah menunggu di Premier League.

Haaland dan kolega akan menjamu Manchester United di Stadion Emirates, Minggu (15/12/2024).

mm