Mbak Sri, perempuan pegawai di rumah kopi tua Dharma Boutique Roastery, Kota Semarang, Selasa 24 Oktober 2023, secara manual menyangrai biji kopi nusantara dengan alat sangrai tua merk Henneman (konon buatan Belanda) berkapasitas 500 gram. Alat sangrai kopi kuno itu menggunakan bahan bakar energi bersih gas bumi elpiji ukuran tabung 12 kg. Pabrik kopi Margo Redjo yang berdiri era 1920-an kini di-rebranding nama menjadi kafe Dharma Boutique Roastery (2016), dahulu masih menggunakan suplai energi gas kotor batu bara yang diproduksi perusahaan konsesi asal Belanda Nederlandsch Indische Gas Maatschappij (NIGM). Setelah kemerdekaan Indonesia, pabrik itu dinasionalisasi PT Perusahaan Gas Negara (PT PGN), sebagai anak usaha `Pertamina pada 1965. (Foto: Diaz Azminatul Abidin)
FOTO: Menyesap Kopi Sangrai dari Energi Bersih Gas Bumi
45
Terbaru
Nguri-uri Budaya Jawa, Permadani Jepara Gelar Seminar Budaya
JEPARA (SUARAABARU.ID) - Sebagai upaya melestarikan (nguri-uri) budaya Jawa, Permadani Kabupaten Jepara mengadakan seminar budaya. Seminar budaya yang diselenggarakan pada hari Kamis, 14 Mei...













