blank
Sebanyak 21 mahasiswa Program Studi Pariwisata USM melaksanakan kegiatan Kecendekiawanan dengan mengunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, DIY pada 30 November - 1 Desember 2023.(Foto:News Pool USM)

SEMARANG (SUARABARU.ID)- Sebanyak 21 mahasiswa Program Studi Pariwisata USM melaksanakan kegiatan Kecendekiawanan dengan mengunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, DIY pada 30 November – 1 Desember 2023.

Ketua Pelaksana, Muchammad Satrio Wibowo, S.Kel., M.Sc mengatakan, kegaiatan yang lakukan antara lain soft tracking gunung api purba, belajar memeras dan pengolahan susu kambing etawa, pengolahan buah coklat dan materi pemaparan tentang pengelolaan desa wisata.

”Tujuan utama kegiatan ini untuk memberi pengalaman dan pembelajaran secara langsung kepada mahasiswa tentang pengelolaan desa wisata,” katanya.

Menurt Satrio, pemilihan Desa Wisata Nglanggeran karena desa wisata tersebut memiliki segudang prestasi. prestasi tertinggi diraih pada tahun 2021 dengan memperoleh penghargaan desa wisata terbaik seluruh dunia dari organisasi pariwisata dunia, Uunited Nation World Tourism Organisation (UNWTO).

Salah satu pengelola Pokdawis, Aris mengatakan, pihaknya pernah mendapatkan penghargaan karena pengelolaan desa wisata yang dinilai cukup bagus.

”Penghargaan tersebut didapatkan karena kami menerapkan 3 pilar utama pengelolaan desa wisata yaitu edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ungkap Aris.

Dia mengatakan, desa wisata ini menyediakan banyak atraksi wisata antara lain atraksi wisata alam, budaya, dan buatan. Fasilitas dan pelayanan yang tersedia sudah dapat memenuhi standar pelayanan dan dapat menghasilkan kepuasan wisatawan.

Mahasiswa dari Program Studi Pariwisata USM, Ikhsanudinul Kahfi mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat.
”Sebagai wisatawan, saya sangat puas atas pelayanan yang mereka berikan. Selain itu, saya juga banyak belajar tentang pengelolaan desa wisata,” ungkapnya.

Muhaimin