blank
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi. Foto: Dok/Bidhumas

SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Terkait cuaca ekstrim yang masih melanda wilayah Jateng, Kapolda, Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta masyarakat bersikap bijak bila ingin berwisata di masa libur tahun baru 2023.

Himbauan ini disampaikan Kapolda usai melakukan video conference dengan Kapolri, di Pos Pelayanan Benteng Vastenburg Surakarta, Sabtu malam (31/12/2021).

“Berdasar ramalan BMKG, cuaca masih belum menentu. Kita bersama Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) memberangkatkan Kapal Kelimutu untuk membantu warga yang ada di Karimunjawa,” kata Luthfi.

“Pada kondisi seperti saat ini lebih baik warga tidak usah banyak berfoya-foya, khususnya wisata pantai. Lebih baik banyak berdoa,” ujarnya.

“Saat ini ada 4600 KK di Jawa Tengah yang terdampak cuaca ekstrim karena curah hujan tinggi. Kepolisian bersama BPBD sudah mengirimkan bantuan dan pengamanan,” tutur Luthfi.

Luthfi menyebut, Forkopimda Jateng bersama pemerintah kota dan kabupaten terus melakukan pemantauan wilayah terkait dampak cuaca dengan curah hujan tinggi ini.

“Di Kota Semarang banyak lokasi yang terendam banjir, sampai sekarang masih belum surut. Sudah saya lakukan pengecekan, Kapolrestabes dan Dirpolairud masih di lapangan,” terangnya.

Terkait pengamanan malam tahun baru, ada 17.620 aparat yang terlibat Operasi Lilin Candi. Personel tersebut merupakan gabungan anggota Polri bersama instansi samping lainnya

“Artinya saat ini Polda Jateng dibantu instansi terkait masih siaga di lapangan, termasuk mengamankan jalannya perayaan tahun baru,” tandas Luthfi.

Pada malam tahun baru 2023, lanjutnya, tercatat 660 gereja melakukan ibadah misa dan 20 kabupaten/kota menggelar Car Free Night.

“Dari 35 kabupaten/kota, ada 20 yang mengadakan car free night yang dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Untuk petugas pengamanan di seluruh wilayah sudah terploting oleh masing-masing Kapolres,” pungkasnya.

Ning Suparningsih