blank
Para peraih juara Jateng Green Industrial Summit 2026 foto bersama usai meraih penghargaan. Foto : SB/dok Diskominfo

WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Produk olahan Carica, yang selama puluhan tahun telah menjadi identitas kuliner sekaligus buah tangan khas Wonosobo, kembali mengukir prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Melalui CV Gemilang Kencana dengan produk unggulannya Carica Gemilang, Kabupaten Wonosobo berhasil meraih Juara II Penghargaan Industri Hijau Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, kategori Industri Kecil dengan Transformasi Industri Hijau Terbaik.

Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi didampingi Sekda, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Chief Executive Officer (CEO) Institute for Essential Services Reform (IESR) dalam ajang Jateng Green Industrial Summit 2026 yang digelar di Grand Candi Hotel Semarang, Kamis malam (23/7/2026).

Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Nuryanto menyampaikan, prestasi CV Gemilang Kencana, sebagai wakil Kabupaten Wonosobo merupakan pengakuan bahwa industri kecil daerah mampu bertransformasi menuju industri yang lebih efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan yang kini menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Bagi Wonosobo, penghargaan ini mempertegas posisi Carica sebagai komoditas strategis daerah. Tidak hanya menjadi hasil hilirisasi sektor pertanian dataran tinggi, Carica telah berkembang menjadi ikon ekonomi kreatif yang memperkuat citra Wonosobo sebagai destinasi wisata melalui produk oleh-oleh khas yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia,” ujar dia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Wonosobo untuk mewujudkan “Wonosobo sebagai Pusat Agrobisnis dan Pariwisata Terkemuka di Jawa Tengah.”

Dalam visi tersebut, penguatan industri pengolahan berbasis komoditas lokal menjadi salah satu pilar penting untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV Gemilang Kencana, Alfha Gemilang, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang perusahaan dalam membangun industri Carica yang tidak hanya berorientasi pada kualitas produk, tetapi juga keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

“Bagi kami, Carica bukan sekadar produk olahan, tetapi merupakan identitas Kabupaten Wonosobo. Karena itu, kami berkomitmen membangun ekosistemnya dari hulu hingga hilir,” katanya.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mengembangkan Kebun Belajar Carica secara mandiri di lahan sekitar 3.000 meter persegi di Kalilembu, Kecamatan Kejajar Wonosobo.

“Kebun ini menjadi ruang edukasi, konservasi, sekaligus pengembangan budidaya Carica agar tanaman khas Wonosobo ini tetap lestari dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan bahwa keberlanjutan industri tidak hanya diwujudkan melalui proses produksi yang ramah lingkungan, tetapi juga melalui pelestarian sumber daya lokal sebagai fondasi industri Carica di masa depan.

Daya Saing

blank
CEO CV Gembilang Kencana Wonosobo Alfha Gembilang saat menunjukan penghargaan yang baru saja diterima. Foto : SB/dok Diskominfo

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Fany Muqorrobin, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih CV Gemilang Kencana.

Menurutnya, penghargaan ini menunjukkan bahwa industri kecil Wonosobo memiliki kualitas, inovasi, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat provinsi.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada CV Gemilang Kencana yang telah mengharumkan nama Kabupaten Wonosobo melalui produk Carica pada ajang Green Industry Award Jawa Tengah tahun 2026,” tuturnya.

Prestasi tersebut membuktikan bahwa industri kecil daerah mampu tumbuh dengan mengedepankan inovasi, efisiensi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Fany menambahkan bahwa penghargaan tersebut memiliki makna yang sangat istimewa karena diraih bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke-201.

“Momentum ini terasa seperti kado terindah bagi Wonosobo. Di saat masyarakat merayakan perjalanan panjang daerah ini, kita memperoleh pengakuan bahwa salah satu produk kebanggaan Wonosobo mampu berdiri sejajar dengan industri-industri terbaik di Jawa Tengah.

“Ini menjadi energi baru untuk terus mengembangkan industri pengolahan berbasis potensi lokal sebagai penggerak ekonomi daerah,” ungkapnya.

Pemkab Wonosobo berharap keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bagi pelaku industri kecil dan menengah lainnya untuk terus bertransformasi menuju industri yang lebih hijau, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Dengan memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah, Wonosobo tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk lokal, tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai daerah agrobisnis dan pariwisata unggulan di Jawa Tengah.

Penghargaan ini menjadi penegas bahwa ketika inovasi, keberlanjutan, dan potensi lokal berjalan beriringan, sebuah produk khas daerah tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakatnya, tetapi juga mampu memperoleh pengakuan di tingkat yang lebih luas.

Carica Wonosobo hari ini bukan sekadar oleh-oleh, melainkan wajah industri hijau yang membawa nama baik daerah ke panggung Jawa Tengah.

Muharno Zarka