
GKJ Semarang Barat berdiri, dan menyusuri waktu hingga kini. Dari GKJ Semarang Barat kemudian lahirlah GKJ-GKJ baru yang didewasakan oleh gereja yang beralamat di Jalan Hasanuddin G. 16 Semarang ini.
Tercatat pepanthan yang didewasakan di antaranya GKJ Karangayu tahun 1970. Sebutlah GKJ Karangayu ini “anak” GKJ Semarang Barat, yang kemudian melahirkan “cucu” dengan mendewasakan GKJ Krapyak 1981, GKJ Boja 1986, GKJ Mijen 1997. GKJ juga melahirkan GKJ Bulu Lor (1975), GKJ Jatingaleh Maret (1986), GKJ Sampangan Kradenan (1986), GKJ Kalilangse (2000).
Dan, telah lahir pula “buyut” GKJ Semarang Barat yaitu GKJ Ngalian dan GKJ Dawung. Betapa proses itu terus berjalan dalam penyertaan Tuhan.
Adiswara Persembahahan Para Eyang
Diawali dengan galeri pertama penampilan Adiswara, para “eyang” yang usianya antara 64 sampai 70-an tahun. Chriswinoto yang mengaransemen lagu, bersama Pdt Bambang Irianto, Sapto Tjahjono, Daniel SM, Priyo Budiharto, Mugiyo Hartono, Andy Lewerisa, Parang Sabdono, Suharsono menyanyikan lagu Endahe Seduluran (indahnya persaudaraan).













