blank
Kegiatan tasyakuran kelulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C PKBM Prospek Pokjar Desa Bener Kepil di Balai Desa setempat. Foto : SB/dok Humas PKBM Prospek

WONOSOBO (SUARABARU.ID)– Suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan mewarnai kegiatan tasyakuran dan perpisahan program pendidikan kesetaraan Paket C (Setara SMA) yang diselenggarakan oleh PKBM PROSPEK Kelompok Belajar Desa Bener, Kecamatan Kepil, Wonosobo, Minggu (19/7/2026) di Kantor Balai Desa setempat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 31 lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C dan dihadiri oleh Kepala Desa Bener Hargiyono, Ketua BPD Desa Bener, Ketua Karang Taruna, Ketua Pokja TP PKK, Kepala PKBM PROSPEK Dr H Akhmad Mukholis, SPd MM Pd beserta jajaran, tokoh masyarakat dan keluarga peserta didik.

Perwakilan lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C Pokjar Bener Asngari menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka jalan bagi masyarakat Desa Bener untuk memperoleh kesempatan belajar hingga setara jenjang SMA.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Bener yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket C di desa kami. Terima kasih pula kepada PKBM PROSPEK yang telah memfasilitasi proses pembelajaran hingga kami berhasil memperoleh ijazah Paket C setara SMA,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Bener, Hargiyono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan atas semangat belajarnya serta mengucapkan terima kasih kepada PKBM PROSPEK yang telah membangun kemitraan dalam penyelenggaraan pendidikan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Bener dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur Pendidikan Kesetaraan sebagai bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan. Semoga ijazah ini menjadi awal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Jangan berhenti sampai di sini, teruslah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga dan masyarakat,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PKBM PROSPEK, Akhmad Mukholis, mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai pembelajar sepanjang hayat.

Dia mengajak seluruh lulusan agar memanfaatkan ijazah yang telah diterima untuk membuka peluang pendidikan, pekerjaan, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Terus Belajar

blank
Lulusan Pendidikan Kesetaraan Paket C PKBM Prospek Pokjar Desa Bener Kepil foto bersama di Balai Desa setempat. Foto : SB/dok Humas PKBM Prospek

ditandai dengan doa bersama serta ramah tamah sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan para peserta didik menyelesaikan pendidikan.

Dikatakan, A Mukholis kegiatan tasyakuran tersebut juga menjadi rangkaian dari semangat “Wisuda Peduli : Dari Pasar, Menyalakan Harapan” yang sebelumnya diselenggarakan PKBM PROSPEK di Atrium Pasar Induk Wonosobo.

Berbeda dengan prosesi wisuda pada umumnya, PKBM PROSPEK Wonosobo selalu menghadirkan konsep yang memadukan kelulusan dengan kepedulian sosial.

Para wisudawan membagikan paket harapan kepada para pedagang, buruh angkut dan masyarakat sekitar pasar sebagai simbol bahwa keberhasilan pendidikan hendaknya melahirkan pribadi yang peduli terhadap sesama.

Melalui gerakan tersebut, PKBM PROSPEK ingin menegaskan bahwa makna kelulusan bukan sekadar menerima ijazah, tetapi juga menumbuhkan karakter, rasa syukur, dan semangat berbagi kepada masyarakat.

Acara tasyakuran di Desa Bener Kepil menjadi penutup rangkaian kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa Pendidikan Kesetaraan bukan hanya menghadirkan kesempatan memperoleh ijazah, tetapi juga membangun harapan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat.

PKBM PROSPEK merupakan satuan pendidikan nonformal di Wonosobo. PKBM ini menyelenggarakan Program Paket A, Paket B, dan Paket C serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dengan motto “Kampusnya Orang Luar Biasa”, PKBM PROSPEK terus berkomitmen memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat.

Muharno Zarka