blank
Rodrigo saat hadir di sesi konferensi pers, mendampingi pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente. Foto: dok/fifa

NEW JERSEY (SUARABARU.ID)– Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengakui Argentina menjadi lawan yang berat bagi anak-anak asuhnya, saat kedua tim bertemu di Stadion New Jersey/New York, Amerika Serikat, pada Babak Final Piala Dunia FIFA 2026, Senin (20/7/2026), pukul 02.00 WIB.

Hal itu seperti yang disampaikannya dalam sesi konferensi pers, belum lama ini, jelang laga final Piala Dunia FIFA 2026. Pelatih tim berjuluk La Roja itu, hadir bersama Kapten Tim Rodrigo, yang sepakat menyebut laga terakhirnya itu, pasti tak akan terlupakan.

”Saya rasa ini akan menjadi sebuah pertunjukan yang luar biasa. Dua tim hebat akan saling berhadapan, dan memiliki banyak kesamaan. Terutama dari segi karakter yang kuat, serta para pemain bertalenta tinggi,” kata Luis de la Fuente.

BACA JUGA: DPC PPP Jepara  Dikukuhkan, Siap Menangi Pemilu 2029: Ini Daftar Pengurus Lengkap

Dia juga menyebutkan, meski kedua tim akan berusaha memaksimalkan kekuatannya masing-masing, namun pihaknya yakin, baik Argentina maupun Spanyol akan menyusun strategi yang mengutamakan kualitas individu, bakat, dan permainan sepak bola yang indah.

Fuente juga menegaskan, tampil sebagai salah satu finalis di New York/New Jersey Stadium, merupakan sebuah kehormatan besar, karena bisa berada di partai final. Baginya yang terpenting, Spanyol berada dalam posisi untuk memenangkan pertandingan.

”Saya bahkan akan senang, jika setiap tahun bisa mencapai final Piala Dunia, sekalipun harus kalah. Itu menunjukkan, betapa berharganya Piala Dunia. Kini kami memiliki kesempatan untuk memperebutkan trofi juara, dan itulah yang akan kami perjuangkan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Jalani Tes Kebugaran, KONI Wonosobo Petakan Kondisi 98 Atlet Jelang Porprov Jateng 2026

Meski sempat muncul keraguan mengenai kondisi kebugaran Lamine Yamal, setelah mengalami benturan pada laga semifinal lawan Prancis, namun dia memastikan sang penyerang telah kembali berlatih secara normal. Kabar baik itu juga menjadi dorongan besar bagi timnya, mengingat pemain berusia 19 tahun itu, merupakan salah satu sosok paling berpengaruh di dalam tim.

Saat ditanya mengenai perbandingan yang terus bermunculan, antara Yamal dan kapten Argentina, Lionel Messi, De la Fuente menjawab, Lamine Yamal harus tetap menjadi dirinya sendiri.

”Messi pemain dengan bakat luar biasa, dan menjadi teladan bagi semua pesepakbola muda. Saya menganggapnya sebagai panutan, tetapi Lamine harus tetap menjadi dirinya sendiri. Cara terbaik untuk membantunya, dengan memberikan dukungan agar dia terus berkembang sebagai Lamine Yamal,” ungkap dia lagi.

BACA JUGA: Satgas TMMD Bantu Warga Cari Rumput, Kedekatan TNI dengan Masyarakat Kian Terasa

Ketika ditanya apakah dia akan meminta para pemainnya untuk melakukan penjagaan khusus terhadap Messi, De la Fuente justru menceritakan pengalamannya, saat pertama kali menghadapi ikon Argentina itu ketika masih menangani tim muda Sevilla.

”Saya bertemu Lionel Messi ketika dia masih bermain di level junior. Saat itu pertandingan Copa del Rey, antara Sevilla dan Barcelona. Saya sudah sering mendengar tentang seorang anak bernama Messi,” kenangnya.

Karena itu, dia memutuskan untuk menempatkan satu pemain khusus, untuk menjaganya. Meski begitu, perhatian timnya tidak akan lebih besar dibanding perhatian mereka terhadap para pemain lain.

BACA JUGA: Susuri Perbukitan, Dansatgas TMMD Purworejo Naik Motor Tinjau Progres Pengecoran Jalan 

Sementara itu, Rodrigo menyoroti bagaimana Argentina beberapa kali mengalami kesulitan sepanjang turnamen, tetapi selalu mampu bangkit. Hal itu menunjukkan, Argentina merupakan tim yang sangat kompetitif, dan tahu bagaimana membalikkan keadaan ketika berada dalam situasi sulit.

”Hal itu menunjukkan, besarnya karakter yang mereka miliki. Kami harus mengingatnya, dan memahami seperti apa tipe tim yang akan kami hadapi. Kami akan berusaha menyerang titik lemah mereka, sambil tetap menyadari, pertandingan ini bisa berkembang ke berbagai arah,” tukas dia.

Riyan