WONOSOBO (SUARABARU.ID)– Sebanyak 98 atlet yang tergabung dalam Kontingen Kabupaten Wonosobo mengikuti tes parameter atau tes kebugaran sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Pendopo Bupati dan Alun-Alun Wonosobo, Minggu (19/7/2026). Tes kebugaran diikuti atlet dari 21 cabang olahraga yang berhasil lolos pada ajang Pra-Porprov Jateng.
Ketua KONI Kabupaten Wonosobo, Khozin, mengatakan tes parameter menjadi tahapan awal untuk mengetahui kondisi fisik sekaligus kesehatan atlet sebelum memasuki program latihan intensif.
“Pada hari ini KONI Wonosobo telah melaksanakan tes parameter, tes kebugaran dan viotomek untuk mengukur kondisi kesehatan masing-masing atlet. Seperti apa kondisi atlet untuk menghadapi Porprov Jateng nanti,” kata Khozin.
Menurutnya, awalnya terdapat 23 cabang olahraga yang dipersiapkan. Namun dua cabang olahraga, Berkuda dan Triantlon batal dipertandingkan di tingkat Provinsi sehingga hanya tersisa 21 cabang olahraga yang akan berlaga pada Porprov Jawa Tengah 2026.
Tes tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari rangkaian persiapan kontingen sebelum memasuki pemusatan latihan atau training center (TC), try in, try out, hingga pembinaan karakter atlet. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan tujuh indikator utama.
“Terdapat tujuh parameter yang diukur, mulai dari berat badan, tinggi badan, detak jantung, pernapasan, kekuatan otot kaki dan tangan, kelenturan, kecepatan hingga daya tahan tubuh atlet,” ujarnya, usai memimpin Apel Atlet Porprov Jateng dari Wonosobo.
Seluruh hasil pemeriksaan akan terdokumentasi sebagai data dasar setiap atlet sehingga pelatih dan tim medis dapat mengetahui kondisi setiap atlet secara rinci. Dengan data tersebut, perkembangan fisik atlet selama menjalani program latihan dapat dipantau secara objektif.
Khozin mengungkapkan tes parameter tidak hanya dilakukan sekali. Setelah seluruh atlet menjalani tes awal, mereka akan mengikuti program pemusatan latihan, try in, try out, hingga pembinaan karakter sebelum kembali menjalani tes kedua.
“Tes parameter itu ada dua kali, yang pertama kita akan mengetahui kondisi dasar. Tes kedua nantinya menjadi evaluasi terhadap hasil latihan yang telah dijalani selama beberapa bulan sebagai tolak ukur peningkatan kondisi fisik atlet menjelang Porprov Jateng,” paparnya.
Pemusatan Latihan

Saat ini, KONI Kabupaten Wonosobo mulai menjalankan program pemusatan latihan yang berlangsung selama tiga bulan sebelum pelaksanaan Porprov Jateng pada Oktober 2026 mendatang.
Program tersebut diawali setelah pengukuhan kontingen yang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial dan panitia. Selanjutnya, masing-masing cabang olahraga akan menjalankan latihan sesuai jadwal yang telah disusun.
Khozin mengakui waktu persiapan menuju Porprov Jateng tergolong singkat sehingga seluruh agenda latihan disusun lebih padat. Secara umum kondisi atlet Wonosobo sudah berada pada level yang baik karena seluruh peserta telah melalui proses seleksi Pra-Porprov Jateng.
Dari total sekitar 40 cabang olahraga yang dipertandingkan, hanya 21 cabang olahraga yang berhasil lolos sehingga berhak tampil pada Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026.
Meski demikian, tim medis masih menemukan beberapa catatan terkait riwayat cedera pada sejumlah atlet, mulai dari dislokasi hingga patah tulang akibat latihan maupun pertandingan sebelumnya.
Data tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tes parameter agar proses latihan dapat disesuaikan dengan kondisi tiap-tiap atlet.
“Kami berharap seluruh atlet dapat mencapai kondisi fisik terbaik saat memasuki pertandingan. Secara umum Insyaallah ini sudah menengah ke atas, tinggal kita meng-upkan lagi semuanya kondisinya fit untuk maju ke Porprov Jateng,” katanya.
Selain menjalankan tes kebugaran, KONI Kabupaten Wonosobo juga akan melakukan pemantauan rutin terhadap seluruh cabang olahraga. Monitoring dilakukan di setiap lokasi latihan hingga saat atlet menjalani try out.
“Langkah tersebut bertujuan mengukur kemampuan atlet ketika menghadapi lawan dari daerah lain sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang telah dijalankan,” tegasnya.
Menurut Khozin, seluruh proses persiapan akan dipantau secara menyeluruh agar target prestasi Kabupaten Wonosobo pada Porprov Jawa Tengah XVII Tahun 2026 meraih 10 mmedal emas dapat tercapai.
Muharno Zarka













