blank
Tim Unit Reskrim Polsek Gubug berhasil menorehkan dua rewards sekaligus dalam Hari Bhayangkara ke 80 atas prestasinya. Foto: Tya Widya/dok/

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Unit Reskrim Polsek Gubug kembali mengharumkan nama Polres Grobogan setelah memborong double rewards pada peringatan Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata dedikasi dan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas penegakan hukum maupun peningkatan kompetensi penyidikan.

Dua penghargaan yang diterima Unit Reskrim Polsek Gubug dalam momentum Hari Bhayangkara ke 80 itu diberikan langsung pada upacara peringatan yang digelar Polres Grobogan.

BACA JUGA : RSI Sultan Hadlirin Resmi Kick-Off Rangkaian HUT ke-37, Usung Komitmen “Go The Extra Mile”

Raihan double rewards tersebut menjadi apresiasi atas keberhasilan personel dalam mengungkap tindak pidana serta menunjukkan kemampuan teknis di bidang reserse.

Penghargaan pertama diraih berkat keberhasilan Unit Reskrim Polsek Gubug mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang terjadi di wilayah hukumnya.

Keberhasilan itu tidak diraih secara instan. Personel Reskrim bergerak cepat sejak menerima laporan masyarakat hingga melakukan serangkaian penyelidikan secara profesional.

Langkah-langkah penyelidikan yang dilakukan secara sistematis akhirnya mampu mengungkap identitas pelaku beserta barang bukti hasil kejahatan.

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari sinergi yang terjalin baik antara penyidik dengan masyarakat yang memberikan informasi penting selama proses pengungkapan kasus berlangsung.

Kolaborasi itu menjadi salah satu faktor penting yang mempercepat pengungkapan perkara sehingga pelaku berhasil diamankan.

Selain sukses dalam penegakan hukum, Unit Reskrim Polsek Gubug juga menunjukkan kualitas personelnya dalam bidang teknis kepolisian.

Kemampuan tersebut dibuktikan melalui raihan Juara II Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tingkat Polsek jajaran Polres Grobogan.

Kompetisi itu menguji kemampuan personel Reskrim dalam menangani lokasi kejadian perkara sesuai standar operasional kepolisian.

Setiap peserta dituntut mampu mengamankan lokasi kejadian secara tepat sebelum melaksanakan proses identifikasi.

BACA JUGA : Selama 6 Bulan Ditresnarkoba Polda Jateng Ungkap 1.201 Kasus Narkoba, Amankan 1.485 Tersangka

Kemampuan menemukan, mengelola, dan mengamankan barang bukti menjadi salah satu aspek penting yang dinilai dalam perlombaan tersebut.

Selain itu, peserta juga harus mampu melakukan dokumentasi secara lengkap sebagai bagian dari proses penyidikan.

Penyusunan administrasi penyidikan sesuai prosedur yang berlaku turut menjadi indikator penilaian dalam kompetisi tersebut.

Raihan Juara II menunjukkan bahwa kemampuan teknis personel Unit Reskrim Polsek Gubug telah memenuhi standar profesional yang ditetapkan.

Prestasi ganda tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa personel tidak hanya responsif dalam mengungkap tindak pidana, tetapi juga memiliki kompetensi penyidikan yang mumpuni.

Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto, memberikan apresiasi kepada seluruh personel Unit Reskrim atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh anggota, bukan hasil kerja individu semata.

BACA JUGA : Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya Ajak Insan Media Perkuat Sinergi

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Unit Reskrim Polsek Gubug, bukan prestasi individu,” jelas AKP Anang Heriyanto.

Menurut AKP Anang, keberhasilan mengungkap kasus curanmor dan raihan Juara II Lomba Olah TKP menjadi bukti bahwa anggota kami mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan sesuai standar operasional.

“Saya mengucapkan terima kasih atas loyalitas, kekompakan, dan semangat seluruh anggota,” tambah AKP Anang.

Kapolsek Gubug menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak cepat merasa puas atas capaian yang telah diraih.

“Prestasi ini jangan membuat kita cepat berpuas diri. Justru harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

BACA JUGA : Geger Tengah Malam di Mapolsek Kudus: Kejutan Tumpeng, Sinergitas Forkopimcam, hingga Nobar Piala Dunia

Ia menegaskan, kepercayaan masyarakat adalah penghargaan tertinggi bagi institusi Polri, sehingga harus terus kita jaga melalui kinerja yang profesional, humanis, dan presisi.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa keberhasilan di bidang penegakan hukum harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan.

Momentum Hari Bhayangkara ke 80 diharapkan semakin memperkuat semangat pengabdian Unit Reskrim Polsek Gubug untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi di tengah masyarakat.

TYA WIDYA