blank
Kapolda Cup 2026 di De Tjolomadoe hadirkan sesi meet & greet pro player dan influencer e-sport. Foto: Dok/Humas ​

KARANGANYAR (SUARABARU.ID) – Magnet gelaran Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 dipastikan akan menyedot perhatian ribuan pasang mata pada akhir pekan ini.

Tak hanya menyajikan panggung pertempuran sengit antar tim Mobile Legends terbaik se Jawa Tengah, Polda Jateng juga siap memanjakan para pencinta game lewat sesi Meet & Greet eksklusif bersama deretan pro player dan figur publik esports papan atas Indonesia di De Tjolomadoe, Karanganyar pada Sabtu (20/6/2026).

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyebut, langkah ini menjadi kejutan besar bagi komunitas digital, mengingat raksasa esports tanah air yang dihadirkan memiliki basis penggemar militan di tingkat nasional hingga internasional.

“Kehadiran mereka di panggung Kapolda Jateng Cup 2026 dirancang sebagai ruang interaksi langsung yang interaktif dan inspiratif,” kata Artanto di Mapolda Jateng, Kamis (18/6/2026).

​Dikatakan, sesi interaksi tersebut menghadirkan para pro player dan figur publik esports seperti BTR Moreno, BTR Nnael, EVOS Street, EVOS Saykots, ONIC Ssmuel, ONIC Febriii, serta figur publik esports Brenda dan Maxzie yang selama ini dikenal luas oleh komunitas Mobile Legends sebagai content creator dan key opinion leader di kalangan generasi muda.

ONIC, EVOS dan Bigetron sendiri merupakan tiga organisasi esports terbesar di Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain profesional dan menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ketiganya memiliki basis penggemar yang besar dan menjadi inspirasi bagi banyak atlet esports muda di Tanah Air.

Artanto menambahkan, sesi Meet & Greet ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman festival digital yang utuh, mendalam, dan berkesan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

​”Sesi Meet & Greet ini bukan sekadar ajang seru-seruan untuk berfoto bersama idola atau meminta tanda tangan. Lebih dari itu, Polda Jateng ingin menyediakan ruang dialog interaktif yang edukatif. Kami ingin adik-adik kita di Jawa Tengah bisa mendengarkan langsung kisah perjalanan karier, manajemen waktu, hingga jatuh bangunnya para pro player ini dalam menembus kompetisi level tertinggi,” sebut Artanto.

Menurutnya, kehadiran figur publik seperti Brenda dan Maxzie juga membuka mata generasi muda bahwa ekosistem esports saat ini telah bertransformasi menjadi industri kreatif yang sangat luas. Peluang karier digital tidak lagi terbatas menjadi pemain, melainkan terbuka lebar sebagai content creator, streamer, host, talent management, hingga entrepreneur.

“Kami ingin menyelipkan pesan edukasi yang kuat melalui hobi mereka. Kesuksesan di dunia digital, baik sebagai atlet maupun kreator, sama sekali tidak datang secara instan. Diperlukan kerja keras yang konsisten, disiplin latihan yang ketat, kemampuan kerja sama tim yang solid, serta yang terpenting adalah menjaga mental juara dan karakter yang kuat,” ungkapnya.

Melalui festival komunitas yang inklusif ini, Polda Jateng berkomitmen terus merangkul dan mendukung potensi Gen Z agar mampu menyalurkan energi kreatif mereka ke dalam wadah yang produktif, sehat, dan legal.

Artanto mengajak para gamer, komunitas esports, serta seluruh warga Jawa Tengah yang ingin merasakan langsung atmosfer industri digital modern, agar meluangkan waktu untuk menikmati keseruan acara yang digelar secara gratis di De Tjolomadoe Karanganyar pada hari Sabtu mendatang.

“Acara ini sepenuhnya gratis dan terbuka untuk umum. Jangan lewatkan kesempatan emas untuk bertatap muka, belajar, dan terinspirasi langsung dari para juara nasional. Mari kita jadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai ruang kebersamaan kita untuk tumbuh, berprestasi, dan melangkah maju bersama secara positif,” tandas Artanto.

Ning S