blank
Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D., mendampingi putrinya yang menerima perhargaan prestasi akademik dalam acara pelepasan dan perpisahan siswi Mts dan MA Matholi'ul Huda Troso. Foto : Syaifur Rahman.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Perjalanan pendidikan yang mengantarkan seseorang hingga ke tingkat internasional menjadi inspirasi tersendiri bagi para lulusan MTs dan MA Matholi’ul Huda Troso. Pesan tersebut disampaikan Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D., dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara yang hadir sebagai perwakilan wali murid dalam acara pelepasan dan perpisahan siswa, Kamis (18/6/2026).

blank
Para wali murid menyimak sambutan yang disampaikan oleh Taufiqurrahman, S.S., M. Hum., Ph.D. dalam acara pelepasan dan perpisahan MTs dan MA Matholi’ul Huda Troso. Foto: Syaifur Rahman.

Dalam sambutannya, akademisi yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik, Kelembagaan, dan Kerja Sama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UNISNU Jepara tersebut mengajak para siswa untuk tidak takut bermimpi besar.

Ia menceritakan perjalanan akademiknya hingga berhasil menempuh studi doktoral di Finlandia pada periode 2021–2024. Menurutnya, kesempatan tersebut tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dipenuhi kerja keras, ketekunan, dan doa.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa belajar sampai Finlandia. Tetapi saya percaya bahwa tidak ada yang mustahil selama kita terus berusaha dan tidak berhenti belajar,” ujarnya.

blank
Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D., membagikan pengalaman perjalanannya menempuh pendidikan hingga Finlandia saat memberikan sambutan wali murid pada acara pelepasan dan perpisahan siswa MTs dan MA Matholi’ul Huda Troso. Ia mengajak para lulusan untuk berani bermimpi besar dan terus belajar tanpa mengenal batas. Foto: Syaifur Rahman.

Selain aktif mengajar pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Taufiqurrahman juga terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, penulisan buku, forum ilmiah nasional maupun internasional, serta program kolaborasi akademik sebagai visiting scientist.

Meski memiliki berbagai capaian akademik, ia menegaskan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang gelar atau jabatan, melainkan bagaimana ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru MTs dan MA Matholi’ul Huda Troso yang telah mendampingi para siswa selama menempuh pendidikan. Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.

Di akhir sambutannya, Taufiqurrahman mengajak para lulusan untuk terus menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Jangan pernah takut bermimpi besar. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa. Insyaallah akan ada jalan terbaik untuk masa depan kalian,” pesannya.

Fikri Haikal