WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Seekor sapi calon hewan kurban berulah, mendadak beringas dan terlepas lari saat akan dinaikkan ke mobil pengangkutnya. Malang, saat berlari kemudian terperosok ke parit dan kakinya patah.
Sapi tersebut, terperosok ke parit berair dengan kedalaman sekitar 1,5 Meter (M). Sebelumnya, sapi itu berlari-lari secara liar di lahan kosong, yang berada di sebelah utara Rumah Sakit (RS) Pusat Kesehatan Umum (PKU) Muhammadiyah di Dusun Nangger, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.
Pemilik sapi tak mampu untuk mengevakuasi dari parit. Karena itu, kemudian meminta bantuan ke Markas Induk Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno, melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, Rabu (27/5/26), menyatakan, kejadian itu berlangsung Selasa petang (26/5/26). Laporan disampaikan oleh Anton Tri Wibowo dari Regu (R)-4 pada Pukul 18.13.
Menyikapi permohonan bantuan ini, Markas Induk Damkar Wonogiri segera mengirimkan Regu-3 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Setyo Pamungkas. Datang ke lokasi bersama Anggota Regu Rudi Hartanto, Gunawan Endro, Juni Hariyadi, Sidik Hudi A, Supriyanto, Nanda Ari P dan Rio Adi P.
Untuk mengevakuasi sapi yang terperosok ke parit yang kakinya patah itu, para personel firefighter mendapat bantuan dari sesama rekan Damkar Regu-4. Juga dari para relawan dari tim Search And Rescue (SAR) dan aparat siaga bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri.
Tindakan evakuasi juga mendapatkan bantuan dari Perangkat Desa dan masyarakat. Proses evakuasi, berlangsung sampai Pukul 23.00 menjelang tengah malam. Dengan kondisi kaki kiri belakang sapi dalam keadaan patah. Penyebab patah, diduga karena saat beringas lari secara liar, telah terpersosok ke parit berair.(Bambang Pur)













