JAKARTA (SUARABARU.ID) – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang keselamatan kerja, dengan meraih penghargaan bergengsi WISCA (World Safety Organization Indonesia Safety Culture Award) 4 Gold 2026.
Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, F. Erwin Putranto, pada penganugerahan yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta, belum lama ini.
Pencapaian gemilang ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi nyata PLN Indonesia Power UBP Semarang dalam mewujudkan keunggulan operasional melalui keselamatan kerja.
Bagi UBP Semarang, pencapaian ini bukanlah garis akhir, namun merupakan cerminan dari fokus perusahaan yang terus-menerus ditingkatkan dalam berbagai aspek operasional pembangkit PLTGU, diantaranya:
Peningkatan Safety Culture: Internalisasi budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang terintegrasi di seluruh lini unit kerja.
Penguatan Kompetensi Pekerja: Membentuk perilaku pekerja yang secara konsisten dan sadar taat terhadap prosedur K3.
Penguatan Leadership Keselamatan: Menegaskan peran kepemimpinan dalam mengawasi, mengevaluasi, dan menjamin keselamatan kerja di lapangan.
Keandalan Aset & Lingkungan: Memastikan setiap operasional mesin dan aset pembangkit selalu berada dalam kondisi andal serta didukung oleh lingkungan kerja yang safety.
Menanggapi capaian yang luar biasa tersebut, F. Erwin Putranto menyampaikan rasa bangga serta apresiasi kepada seluruh elemen pekerja yang telah berkontribusi menjadikan budaya keselamatan sebagai prioritas utama.
“Penghargaan ini merupakan buah dari disiplin dan kerja keras seluruh insan UBP Semarang. Keselamatan bukan sekadar aturan, melainkan fondasi utama kami dalam menjaga keandalan pasokan energi,” ungkap Erwin.
“PLN Indonesia Power UBP Semarang menyadari bahwa tantangan di lapangan akan selalu dinamis. Oleh karena itu, capaian ini diharapkan tidak membuat perusahaan berpuas diri, melainkan menjadi pengingat untuk terus disiplin,” ujarnya.
Menurut Erwin, harapan utamanya sederhana namun krusial, yakni mempertahankan nihil kecelakaan kerja (zero accident) dalam rutinitas sehari-hari, memastikan setiap pekerja bisa pulang ke pelukan keluarga dalam keadaan selamat, sekaligus menjaga kelancaran pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga.
Ning S













