blank
Commercial Director ASUS Indonesia Eric Khoven menunjukkan betapa tipis dan ringannya produk ExpertBook Ultra ini. Foto: R. Widiyartono

“Sebuah hal yang hanya bisa dicapai oleh perusahaan yang memiliki visi dan misi mendalam untuk terus mengejar inovasi terbaik. Dari semua penghargaan yang diterima, banyak di antaranya ditujukan untuk produk tablet dan smartphone ASUS, sebuah bukti nyata komitmen ASUS dalam hal inovasi, desain dan kualitas,” kata Eric Khoven.

Pada tahun 2025, ASUS kembali mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia dengan penguasaan pasar lebih dari 30%. “Pencapaian tersebut juga menandakan bahwa ASUS telah menjadi pemimpin pasar laptop consumer di Indonesia selama lebih dari satu dekade berturut-turut,” kata dia.

Untuk segmen commercial, di tahun 2025 ASUS berhasil mengatasi pertumbuhan negatif yang terjadi di seluruh industri PC komersial dunia.

“Di Indonesia sendiri, ASUS sukses meraih pertumbuhan 117 persen Year on Year dan memosisikan perusahaan semakin mendekati 2 pemain utama di industri B2B. Sementara pemain lain ada yang sepuluh persen bahkan di bawahnya,” ujar dia.

Untuk tahun 2026, Eric Khoven mengisetimasi, ASUS Commercial Indonesia berada di peringkat ketiga dengan market share 17 persen,” kata Eric.

Laptop Diinjak Tetap Aman

Dalam paparannya Eric dibantu rekannya Rifan juga menunjukkan ketangguhan produk ASUS ini. Secara langsung di depan ratusan orang yang mengikuti acara ini, ditunjukkan bagaimana tangguhnya produk ASUS.

Misalnya kekuatan engsel yang lebih dibandingkan produk lainnya. Meskipun laptop terbuka hingga maksimal, engsel tetap kuat. “Engselnya terbuat dari plat yang lebih tebal, bisa menahan beban dan tahan lama. Engsel bisa bertahan sampai 11 tahun,” kata Eric.

Kemudian ada pertunjukan yang cukup mendebarkan, yaitu ketika laptop dijatuhkan dari meja. “Meja kantor rata-rata ketinggiannya 1,2 meter. Kita jatuhkan laptop ini dan hasilnya……. Laptop masih tetap menyala dan tidak ada kerusakan,” kata Rifan.

Kemudian keyboard laptop yang menyala disiram air sebanyak kira-kira 400 mililiter. Dan, hasilnya laptop tetap menyala serta tak ada gangguan. Hadirin sempat menahan nafas juga, ketika Rifan yang berat badannya 74 kilogram menginjak laptop. Dan, ternyata laptop tetap menyala.

“Dengan kekuatan semacam ini maka kemungkinan untuk melakukan servis jadi lebih kecil, karena ketangguhan produk ini. Karena untuk biaya servis kerusakan juga bisa sangat mahal,” kata Eric.

blank
Mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan hadir dalam peluncuran ASUS ExpertBook Ultra sebagai narasumber. Foto: R. Widiyartono

Selain menyampaikan keunggulan produk ini, eric Khoven juga menyebut harga laptop seri ExpertBook  Ultra ini dariyang terendah Rp 38,499 juta, kemudian Rp 52,999 juta, Rp 54,999 juta, dan tertinggi Rp 82,499 juta.

Dalam launching produk ini juga berlangsung experthunt activity yang melibatkan pengunjung dengan mengisi “paspor” untuk mengikuti “penerbangan” bersama ASUS. Di akhir acara launching, pengunjung yang beruntung bisa mendapatkan hadiah dari voucher, produk, bahkan emas seberat 1 gram untuk dua orang. Total hadiah bernilai Rp 370 juta rupiah.

R. Widiyartono