blank
Ketua dan Sekretaris KONI Kabupaten Wonogiri, Sungkono dan Joko Santosa HP (kedua dan kesatu dari kanan), tampil memimpin Rakor persiapan menghadapi Porprov Jateng Ke-XVII Tahun 2026.(Dok.KONI Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kabupaten Wonogiri, bertekad untuk memperbaiki peringkat pada event Porprov Jateng Ke XVII Tahun 2026. Yakni dengan menargetkan perolehan medali 9 emas, 5 perak dan 20 perunggu.

Sekretaris KONI Kabupaten Wonogiri H Joko Santosa, menyatakan, tekad di atas disampaikan para Ketua Cabang Olahraga (Cabor) yang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) Wonogiri Nyawiji. Rakor digelar Sabtu (25/4/26), sebagai upaya mempersiapkan Kontingen Kabupaten Wonogiri dalam mengikuti Porprov Jateng Ke-XVII Tahun 2026.

Rapat dipimpin Ketua KONI Kabupaten Wonogiri, Sungkono. Ikut hadir yang mewakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Wonogiri bersama para Ketua Cabor yang eksis di Kabupaten Wonogiri. Tekad untuk meraih 9 medali emas, diharapkan datang dari Judo sebanyak 3 emas. Kemudian masing-masing satu emas dari voli, karate, muaythai, para layang, petanque dan tarung drajat.

Para Ketua Cabor di Kabupaten Wonogiri, menyampaikan, target raihan medali itu didasarkan pada potensi kekuatan Wonogiri dengan memprediksikan pada sejumlah Cabor, yang potensial dan memiliki peluang untuk menyabet medali.

Menurut agenda KONI Jateng, event Porprov XVII Tahun 2026 rencananya akan diadakan di Semarang Raya sekitar Tanggal 23 Oktober 2026 mendatang. Dari sebanyak 35 Cabor anggota KONI Kabupaten Wonogiri, ada 20 Cabor yang dipastikan lolos prakualifikasi dan mendapatkan tiket untuk berlaga di Porprov Jateng 2026.
.
“Jika target medali (perolehan) cabor ini tercapai, kita optimistis peringkat Wonogiri di Jateng nanti akan naik,” ungkap Ketua KONI Kabupaten Wonogiri Sungkono tanpa merinci naik di ranking berapa. Sungkono yang mantan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Diasdukcapil) dan berpengalaman mengelola Cabor Bulu Tangkis, menyatakan, KONI Wonogiri tidak berani mengincar urutan atau ranking berapa di peringkat Porprov Jateng 2026.

Peringkat

Namun ditegaskan, sebanyak 20 Cabor di Kabupaten Wonogiri siap berjuang semaksimal mungkin, demi keberhasilan Kabupaten Wonogiri untuk memperbaiki peringkat. Pada  Porprov XVI lalu, Kabupaten Wonogiri berada di urutan 34 dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jateng.

Berkaitan dengan tekad memperbaiki peringkat, KONI Wonogiri minta angka prediksi Cabor untuk memperkirakan raihan medali, hendaknya dijadikan pemacu semangat. Diingatkan, tekad memasang target, hendaknya yang realistis atau logis-logis saja. ”Jangan yang muluk-muluk,” tandas Sungkono.

Kepada para Ketua Cabor peserta Rakor, Ketua KONI Wonogiri Sungkono, menyatakan, mengenai target perbaikan peringkat bagi Kabupaten Wonogiri, selalu ditanyakan oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Setiap kami bertemu, tambah Sungkono, selalu ditanyakan bagaimana target medali di Porprov Jateng.

Berkaitan hal tersebut, kata Sungkono, hasil Rakor bersama para ketua dari 20 Cabor ini, akan segera dilaporkan Bupati dan Disporapar, maupun ke Komisi terkait di DPRD Wonogiri. Kepada para peraih medali, diwacanakan akan diberikan bonus tali asih untuk atlet yang meraih medali di Porprov Jateng Ke XVII Taun 2026. Besaran bonus dari Pemkab Wonogiri, disebut-sebut untuk peraih medali emas Rp 30 juta, perak Rp 20 juta dan perunggu Rp 10 juta.

Menurur Sungkono, hasil Rakor KONI ini perlu dilaporkan kepada Bupati, karena jika target ini nanti ‘netes’ (berhasil) sesuai prediksi para Ketua Cabor, maka alokasi bonus tali asih atlet membutuhkan sekitar Rp 570 juta. Jumlah ini, belum termasuk bonus tali asih untuk pelatih dan ofisialnya masing-masing.(Bambang Pur)