
(2) Selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), anggota BAZNAS harus:
a. berpendidikan paling rendah sarjana;
b. bersedia bekerja penuh waktu;
C. jabatan di bersedia tidak menduduki pemerintahan dan/atau badan usaha milik negara/bad…
Selanjutnya Pasal 34 sbb :
(1) Persyaratan untuk menjadi anggota BAZNAS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 berlaku sebagai persyaratan untuk pengangkatan pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, kecuali persyaratan kualifikasi pendidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf a.
(2) Kualifikasi pendidikan untuk pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling rendah sekolah menengah atas, madrasah aliyah, satuan pendidikan muadalah jenjang ulya, satuan pendidikan diniyah formal jenjang ulya, atau sederajat.
Adapun Pasal 35 adalah:
(1) Bupati/wali kota membentuk Tim Seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota.
(2) Tim Seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh bupati/wali kota.
Uji Kesehatan Jiwa bagi yang akan diangkat merupakan bagian syarat sehat jasmani dan rohani, sama seperti salah satu syarat bagi CPNS yang akan diangkat ke PNS adalah sehat jasmani dan rohani. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju, terdapat instrumen pengujian kesehatan jiwa yang disebut MMPI.MMPI merupakan singkatan dari Minnesota Multiphasic Personality Inventor, ialah suatu psikotes kepribadian yang paling banyak digunakan di belahan dunia.
Psikotes ini merupakan hasil kolaborasi dari seorang psikolog dan psikiater bernama Starke R Hathaway PhD dan Dr JC McKinley, yang keduanya berasal dari Universitas Minnesota.
Saat ini model tes yang dipakai di Indonesia adalah Psikometri MMPI 2, Yang diukur dalam tes MMPI adalah ciri-ciri kepribadian yang bersifat relatif menetap (personality Traits). Dengan demikian nilai prediktif dari tes ini cukup tinggi, karena fokusnya adalah ciri-ciri kepribadian, yang dalam jangka waktu yang lama tidak akan berubah banyak.
MMPI mampu menunjukan kecenderungan eksistensi gejala- gejala psikopatologi yang bisa muncul apabila seseorang sedang mengalami tekanan dalam pekerjaannya. Hal-hal yang dapat dinilai dalam psikotes MMPI antara lain gejala depresi, kepercayaan terhadap orang lain, kecurigaan dan sensitivitas, skizofrenia, hypochondriacs, kecemasan, keragu-raguan,dan pikiran obsesif.
Abdullah, SIP, anggota Dewan Pembina BAZNAS Kabupaten Rembang













