blank
Para Perupa saat silaturahmi dan menyambangi kediaman Maestro Zain Muttaqin. Foto: Dok. Perupa Art.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Semangat kekeluargaan terpancar kuat dari wajah-wajah para seniman yang tergabung dalam Komunitas Perupa Art Jepara. Masih dalam suasana bulan Syawal, komunitas ini menggelar kegiatan Halal Bihalal yang tidak biasa dengan mengunjungi kediaman salah satu pelukis senior sekaligus penasihat mereka, Zain Muttaqin, pada Senin, 30 Maret 2026.

Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi biasa. Rombongan seniman ini sengaja datang tanpa memberikan kabar terlebih dahulu untuk memberikan kejutan kepada sang maestro. Diketahui, saat ini kondisi kesehatan Zain Muttaqin sedang menurun dan dalam masa pemulihan.

blank
Salah satu hasil karya lukisan on the spot Maestro Zain Muttaqin, milik Totok, Ketua Komunitas Perupa Art Jepara. Foto: Dok. Perupa Art.

Tentunya komunitas ini tidak dengan tangan kosong, mereka membawa kanvas dan alat lukis serta melukis Zain Muttaqin on the spot di kediamannya.

Ketua Komunitas Perupa Art Jepara Totok, menjelaskan bahwa rencana ini memang sudah disusun dengan rencana untuk memberikan surprise kepada seniman senior yang berpengaruh di Jepara sebagai apresiasi atas dedikasi mereka.

“Kami sengaja tidak memberitahu beliau sebelumnya. Kedatangan kami adalah untuk memberikan semangat dan menjalin tali silaturahmi kepada para sesepuh di Jepara,” ujar Totok.

Ia menyampaikan harapannya bahwa dengan kehadiran teman-teman Perupa Art di sini, beliau merasa senang dan kembali bersemangat. Agar kondisi Zain Muttaqin segera pulih dan sehat seperti sediakala.

Kebahagiaan terpancar dari wajah Sang Maestro saat melihat rekan-rekan sejawatnya berkumpul di rumahnya. Suasana kekeluargaan semakin kental ketika para perupa mengeluarkan peralatan lukis mereka.

Sebagai bentuk penghormatan dan ekspresi kasih sayang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi melukis bersama. Uniknya, Zain Muttaqin sendiri yang menjadi objek utama dalam lukisan-lukisan yang dibuat hari itu.

Para seniman dengan tekun mengabadikan sosoknya yang juga sebagai Penasihat Perupa Art Jepara di atas kanvas, menangkap aura ketangguhan dan kebijaksanaan sang tokoh seniman senior Jepara tersebut.

Hadir pula para Perupa Jepara lintas generasi yaitu: Anthoni suto, Sumarno, Eigko, Bima, Nabih, Iza, Lowo, Bull, Roni Lantang, Amir, Mol, Edi Sedoso, Yuliana, Jadul, Yulis, Agung, Danil Makurapa, Koko dan Nadin yang lahir dan besar di Rusia.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Perupa Art Jepara membuktikan bahwa seni bukan hanya soal estetika di atas kanvas, melainkan juga tentang kepedulian, penghormatan kepada senior, dan kekuatan persaudaraan yang saling menguatkan di kala sakit.

Septiana W