blank
Pengajian akbar digelar di Lapangan Pertinggen, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, untuk memeriahkan acara halalbihalal perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026M).(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – KH Anwar Zahid, mengajak umat Islam untuk menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, meskipun terdapat perbedaan dalam praktik keagamaan. Ajakannya ini, disampaikan saat memberikan tausyiah dalam pengajian akbar di Lapangan Pertinggen, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Pengajian akbar digelar dalam rangka halalbihalal Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M), yang dilaksankan oleh Paguyuban Perantauan Tirto Manunggal Roso Tirtomoyo. Acara tersebut, dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi dalam rangka perayaan Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026 M).

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Anggota DPRD Wonogiri Dani Mursito, jajaran Forkopincam Tirtomoyo, para tokoh agama, serta perwakilan paguyuban kaum boro (perantau).

Kapolsek Tirtomoyo Iptu Yuni Tri Suwarno Putra bersama jajaran, melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan melibatkan personel prajurit TNI dan instansi terkait.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan, penyerahan santunan, penampilan kesenian religi. Bupati Wonogiri dalam sambutannya mengapresiasi kepedulian para perantau yang berkontribusi bagi masyarakat di kampung halamannya. yakni melalui kegiatan sosial dan keagamaan.

Mewakili Kapolres Wonogiri, Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut, merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman serta mendukung setiap kegiatan positif yang dilakukan masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tegas AKP Anom Prabowo. Kegiatan keagamaan seperti ini, tidak hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat

AKp Anom Prabowo, menambahkan, sinergi Polri, TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat, menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya pada momentum pasca Hari Raya Idul Fitri.(Bambang Pur)