KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Serombongan pelajar MTs GUPI Ambal, Kebumen, yang tengah asyik bermain ke Pantai Entak, Rabu (20/5) sore berubah menjadi kepanikan.
Pasalnya, dua pelajar mendadak terseret ombak. Keduanya atas nama Duwi Ramadhani (15) dan Bintang (14). Namun Bintang bisa menepi. Sedangkan Ramadhani tubuhnya hilang tersapu ombak ke tengah laut selatan.
Menurut informasi Tim Reaksi Cepat BPBD Kebumen, sukarelawan BPBD bersama Basarnas Cilacap dan warga serta Polsek Ambal terus melakukan pencarian. Pihaknya bersama warga juga mendirikan tenda untuk pemantauan di tepi laut.
Peristiwa kecelakaan laut itu bermula pada Rabu (20/5) sekitar Pukul 16.00 WIB, serombongan anak berjumlah 10 orang MTs GUPI Ambal bermain air laut di pantai Desa Entak, Kecamatan Ambal.

Namun nahas dua anak terbawa arus laut dan 1 anak berhasil ke tepian atas nama Bintang. Sore itu korban selamat langsung dilakukan penanganan di Puskesmas ambal.
Namun satu anak yang tersapu ombak masih belum terlihat. Teman- temannya segera melaporkan ke warga dan meneruskan ke aparat setempat dan BPBD Kebumen untuk dilakukan tindakan pencarian.
Korban Duwi Ramadhani beralamat RT 01 RW 03 Dukuh Daleman, Desa Entak. Adapun salah satu saksi Farhan (15) juga pelajar MTs GUPI Ambal beralamat di Dukuh Daleman Desa Entak.
Humas Pusdalops BPBD Kebumen Heri Purwoto menambahkan, sukarelawan yang tergabung TRC BPBD dan Basarnas Cilacap dibantu Polsek bersama warga masih melakukan pencarian menyusuri Pantai Entak.
Pencarian menggunakan peralatan antara lain tenda, jenset, terpal, pelampung, lampu sorot dan roll kabel. Malam hari pencarian dilanjutkan menunggu di Pantai Entak dan menyisiri tepi pantai radius ke timur dan barat.
Komper Wardopo













